Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Puan Maharani Akan Temui AHY dan Airlangga, Bahas Soal Pemilu 2024

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani segera melanjutkan safari politiknya pekan depan. Ia dikabarkan bakal menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangg

Editor: m nur huda
FACEBOOK/Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani segera melanjutkan safari politiknya pekan depan. Ia dikabarkan bakal menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hari Murti Yudhoyono (AHY). 

“Kan konteksnya sebenarnya membangun bangsa harus dengan bersama, tanpa rasa saling curiga,” tukasnya.

“Kalau elite saling curiga yang dilempar terus ke publik, itu tontonan yang sangat tidak menarik bagi masyarakat, dan sungguh tidak mendidik,” bebernya.

Seperi diketahui, sebelumnya Puan Maharani telah mengunjungi tiga ketua umum parpol. Yang pertama dikunjungi yakni Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Setelah itu, Puan bertandang ke kediaman Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Teranyar, Puan bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sama-sama melakukan ziarah makam ke Kalibata, yakni ke makam eks Ketua MPR RI Taufik Kiemas yang juga ayah Puan.

Pertemuan dengan Cak Imin menyita perhatian, sebab di sana Cak Imin berdoa agar dipasangkan dengan Puan sebagai cawapres untuk pilpres 2024.

Turunkan tensi

Adapun, pengamat politik Agung Baskoro menilai, rencana pertemuan Puan dengan AHY perlu diapresiasi. Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS) itu menyatakan, pertemuan antara kedua elite partai itu dapat mencairkan iklim politik antara PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat.

“Langkah ini positif dan perlu diapresiasi dalam rangka menurunkan tensi politik antarkeduanya, sekaligus menjaga stabilitas politik agar tetap kondusif di tengah gejolak ekonomi yang tengah terjadi,” katanya, saat dihubungi Tribunnews, Rabu (28/9).

Ia menambahkan, pertemuan Puan dengan AHY juga dapat mencetuskan diskurus publik ke arah positif dan berdasarkan fakta dan data. Pasalnya, beberapa waktu lalu AHY mengkritik kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan kader PDI Perjuangan.

Tidak berhenti di situ, Ketua Majelis Tinggi (MTP) Partai Demokrat yang juga Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pun menyinggung soal dugaan kecurangan dalam pemilu.

Kemudian yang terakhir, pernyataan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapillu) Partai Demokrat Andi Arief yang dinilai kontroversial.

“Setidaknya bila terjadi diskursus di publik arahnya pada hal-hal substantif yang berbasiskan data dan fakta, bukan sekadar mengumbar aib politik masing-masing,” paparnya.

Agung juga berbicara soal peluang koalisi antara PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat.

“Untuk berkoalisi kemungkinannya kecil,” ujarnya.

Dia menambahkan, kedua parpol itu mempunyai sikap politik berbeda.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved