it telkom purwokerto

IT Telkom Purwokerto dan KPU Banyumas Sosialisasikan Aplikasi Pemilu “Siballu”

IT Telkom Purwokerto yang diwakili oleh Dosen Teknik Informatika melaksanakan pengabdian masyarakat di SMK 3 Diponegoro Kedungbanteng.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
IT Telkom Purwokerto dan KPU Banyumas Sosialisasikan Aplikasi Pemilu “Siballu” 

TRIBUNJATENG.COM - Senin (26/9) IT Telkom Purwokerto yang diwakili oleh Dosen Teknik Informatika melaksanakan pengabdian masyarakat di SMK 3 Diponegoro Kedungbanteng Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas.

IT Telkom Purwokerto dan KPU Banyumas Sosialisasikan Aplikasi Pemilu “Siballu”
IT Telkom Purwokerto dan KPU Banyumas Sosialisasikan Aplikasi Pemilu “Siballu” (IST)

Berkolaborasi dengan KPU Kabupaten Banyumas, Institut Teknologi Telkom Purwokerto mendigitalisasi proses Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) yang semula menggunakan cara manual, sekarang beralih menggunakan aplikasi dalam smartphone.

Novian Adi Prasetyo, S. Kom., M. Kom, dosen IT Telkom Purwokerto selaku pelaksana pengabdian masyarakat ini mengungkapkan bahwa timnya berkolaborasi dengan KPU Kabupaten Banyumas mengembangkan aplikasi pemilihan ketua osis dengan harapan akan mempersingkat perhitungan suara pemilu dan bisa mengurangi tingkat suara rusak atau golput dari siswa sendiri.

IT Telkom Purwokerto dan KPU Banyumas Sosialisasikan Aplikasi Pemilu “Siballu”
IT Telkom Purwokerto dan KPU Banyumas Sosialisasikan Aplikasi Pemilu “Siballu” (IST)

“Sistem Pemilos merupakan kerjasama ITTP dan KPU Banyumas.

Dimana dari KPU ingin membuat sebuah sistem yang dapat digunakan untuk proses pemilu, yang kemudian pembutannya dibantu oleh ITTP.

Sistem Pemilos ini kita beri nama Siballu, Sistem Informasi Banyumas Belajar Pemilu,” lanjutnya.

Hal yang sama juga disampaikan Hanan Wiyoko, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Kabupaten Banyumas, ia menyampaikan bahwa penggunaan Siballu ini bisa sebagai upaya pembelajaran siswa melaksanakan pemilu dengan menggunakan sarana yang berbeda.

“Siballu dapat menjadi langkah awal sistem pemilu yang menggunakan sentuhan teknologi.

Menurut saya hal yang bagus karena mereka sudah memiliki gadget, aplikasinya bisa download dan bisa menjadi sarana efektif untuk pembelajaran demokrasi," tutur Hanan.

Pemilihan ketua osis ini berlangsung selama dua hari, yakni hari senin (26/9) hingga selasa (27/9) dengan lebih dari 800 siswa berpartisipasi dalam pemilu ini.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved