Berita Artis

Alasan Polisi Proses Hukum Baim Wong dan Paula Verhoeven Setelah Keduanya Ngprank KDRT Palsu

Buntut konten Baim Wong dan Paula Verhoeven ngeprank polisi dengan laporan palsu KDRT kini keduanya harus berurusan dengan hukum.

Editor: rival al manaf
YOUTUBE
Baim Wong Nangis Lepas Citayam Fashion Week 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Buntut konten Baim Wong dan Paula Verhoeven ngeprank polisi dengan laporan palsu KDRT kini keduanya harus berurusan dengan hukum.

Kepolisian memastikan Baim Wong dan Paula akan menjalani proses hukum untuk memberikan efek jera kepada keduanya sekaligus pelajaran bagi masyarakat luas.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kebayoran Lama Komisaris Febriman Sarlase juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuat konten sembarangan di kantor polisi.

Konten prank dari Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven, itu diunggah di media sosial pada Minggu (2/10/2022) siang.

Baca juga: Buntut Ngeprank Polisi Soal KDRT, Baim Wong Dan Paula Terancam 16 Bulan Penjara

Baca juga: Polisi Diminta Tindak Tegas Baim Wong dan Paula Verhoeven yang Buat Konten Prank Laporan KDRT

Baca juga: Bikin Video Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Verhoeven Kebanjiran Kritik Warganet dan Artis

"Supaya ini jadi efek jera. Untuk masyarakat agar tidak buat konten atau kepentingan pribadi sembarangan di kantor polisi," kata Febriman, saat dikonfirmasi, Senin (3/10/2022).

Dalam kontennya itu, Baim dan Paula menggunakan kamera tersembunyi dalam tas jinjing, diam-diam membuat konten tersebut di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kantor Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam video blog tersebut Paula berpura-pura membuat laporan kasus KDRT, dia bertugas melapor ke polisi.

Adapun Baim duduk di dalam mobil dan memantau aktivitas istrinya melalui kamera tersembunyi di dalam tas jinjing.

Baim terlihat tertawa-tawa saat Paula masuk ke Polsek Kebayoran Lama.

Ia juga merasa sedikit tegang.

Sesampainya di dalam kantor Polsek Kebayoran Lama, Paula mengatakan ia hendak melaporkan suaminya yang telah berbuat kekerasan kepadanya.

Baim dan Paula pun tertawa-tawa sembari mengiyakan bahwa mereka sedang melakukan prank dengan berpura-pura membuat laporan kasus KDRT.

Namun, imbasnya Baim dan Paula justru menuai banyak kecaman setelah konten prank tersebut mereka unggah melalui kanal YouTube pribadi.

Terkini, mereka berdua telah meminta maaf secara langsung saat mendatangi Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Iya tetap kami tindak lanjuti, kami proses hukum. Mungkin dari Baim ada niat baik untuk mohon maaf institusi tapi tanpa mengesampingkan perbuatannya yang mencemarkan nama baik institusi," kata Febriman.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Selasa 4 Oktober 2022, Libra Berharap Lebih Memang Tak Baik

Baca juga: Bupati Tegal Umi Azizah: Tenaga Non ASN Memenuhi Syarat Harus Masuk Pendataan BKN 

Baca juga: PKFI Pastikan Pelayanan Klinik di Kota Semarang Sesuai Standar

Febriman mengatakan, kasus prank laporan palsu KDRT yang terjadi di Polsek Kebayoran Lama sedang proses pelimpahan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

"Nanti kita tunggu perkembangan dari Polres, karena Baim dan Paula itu public figure tapi ada atensi dari pimpinan untuk diambil alih kasus ini di Polres," ucap Febriman. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Masyarakat Diingatkan Tak Buat Konten Sembarangan di Kantor Polisi, Buntut Konten "Prank" KDRT Baim Wong-Paula"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved