Berita Solo

Tertangkap Basah, 3 Anggota Polresta Solo dan 1 TNI Jadi Pelaku Pencurian Kabel PT Telkom di Sumber

Tiga anggota Polresta Solo menjadi komplotan pelaku pencurian kabel PT Telkom di kawasan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, 27 September lalu

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Muhammad Sholekan
Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Tiga anggota Polresta Solo menjadi komplotan pelaku pencurian kabel PT Telkom di kawasan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, 27 September lalu.

Ketiganya masing-masing berinisial MP, U, dan AS.

Selain tiga oknum polisi, satu anggota TNI diketahui juga menjadi pelaku pencurian bersama tujuh warga sipil.

Aksi pencurian tersebut dibenarkan Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal saat ditemui, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Pakar Transportasi Setuju Razia Pakai Tilang Elektronik: Memutus Kecurigaan Masyarakat

Baca juga: Ada Surat Rekomendasi Polres Malang Tak Keberatan Main Malam Arema FC Vs Persebaya

Alfian menjelaskan, tujuh pelaku lain merupakan warga sipil yang diduga sindikat pencurian kabel yang berasal dari Kabupaten Bekasi.

Yakni, pelaku masing-masing DD, L, S, M, G , E dan L.

"Saat ini pelaku kami tahan di Rutan Mapolresta Solo untuk penyidikan lebih lanjut. Untuk satu anggota TNI ditangani langsung Denpom Surakarta," ungkapnya.

Dia menjelaskan, mereka mencuri kabel PT Telkom yang terbuat dari tembaga dengan cara menggali tanah yang di dalamnya terdapat kabel lama.

Komplotan pencuri kabel PT Telkom itu diketahui sudah beraksi dua kali wilayah yang sama.

Namun, untuk aksi yang kedua berhasil digagalkan aparat yang menangkap basah aksi pencurian tersebut.

"Dari hasil penyidikan, untuk kasus yang pertama kerugian yang ditaksir Rp 50 juta. Kami masih kembangkan siapa yang menadah barang curian itu," jelasnya.

Alfian menambahkan, Satreskrim Polresta Solo tersebut mengembangkan penyidikan guna mengungkap secara utuh kasus pencurian tersebut.

"Tersangka kita kenakan Pasal 363 junto 55 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumanya maksimal 7 tahun," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved