Berita Pekalongan

Hari Ke-4 Pencarian Suyat, Tim SAR Gabungan Pekalongan Terkendala Banyaknya Sampah dan Cuaca

Tim SAR gabungan masih lakukan pencarian terhadap korban Suryat (80) warga Kwaringan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Dok. SAR Bumi Santri
Tim SAR gabungan saat melakukan operasi pencarian korban yang terseret arus Sungai Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban Suryat (80) warga Desa Kwaringan RT 12 RW 2, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Hari ini kami, bersama tim gabungan kembali melakukan pencarian terhadap korban yang terbawa arus Sungai Bukur."

"Pada hari keempat ini, tim sar gabungan terkendala dengan cuaca yang setengah hari ini di lokasi pencarian diguyur hujan," kata Kapolsek Bojong Suhadi, Rabu (5/10/2022).

Selain itu juga, berdasarkan informasi yang diterima oleh tim sar gabungan, tidak hanya cuaca yang menjadi kendala pencarian, banyaknya sampah dan lumpur di lokasi juga menjadi penyebabnya.

"Berdasarkan informasi yang diterima, korban merupakan warga Kecamatan Kesesi, namun 3 bulan ini korban tinggal dengan saudaranya yang berada di Desa Bukur," imbuhnya.

Tim SAR gabungan saat melakukan operasi pencarian korban yang terseret arus Sungai Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Tim SAR gabungan saat melakukan operasi pencarian korban yang terseret arus Sungai Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Dok. SAR Bumi Santri)

Menurutnya, kronologi kejadian itu pada saat korban mencari ikan dengan jaring pada acara pembukaan bendungan Gembiro, diduga saat mencari ikan korban terseret arus Sungai Bukur.

"Tim SAR masih melakukan pencarian menggunakan perahu karet yang ditempatkan di titik-titik yang memungkinkan. Banyaknya sampah, lumpur juga menghambat operasi pencarian. Tim juga melakukan sisir sungai menyisir hingga ke Siwalan,"ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Suryat (80) warga Desa Kwaringan RT 12  RW 2, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dilaporkan hanyut terbawa arus di sungai Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Humas SAR Bumi Santri Sabar Wahyudi membenarkan adanya informasi tersebut.

"Informasi yang diterima, kejadian terjadi pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, Suryat sedang mencari ikan bersama orang banyak di pintu air Sungai Bukur namun sampai sore tidak kunjung pulang," kata Humas SAR Bumi Santri Sabar Wahyudi kepada Tribunjateng.com, Selasa (4/10/2022).

Menurutnya hari ini merupakan operasi proses pencarian hari ketiga.

"Ciri-ciri korban menggunakan kaos biru, memakai celana pendek, tinggi badan kurang lebih 150 cm, badannya kurus kecil, dan rambut," ujarnya.

Dari informasi yang diterima, korban saat itu mencari ikan dengan jaring pada acara pembukaan bendungan Gembiro, diduga saat mencari ikan korban terseret arus Sungai Bukur.

Dalam operasi pencarian tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 regu antara lain, 2 regu menggunakan perahu karet, 1 regu penyisiran tepi.

"Dua Unit perahu karet melaksanakan penyisiran di sebelah kanan kiri sungai sepanjang alur Sungai Sragi, mulai dari Desa Pantianom, Kecamatan Bojong ke arah Utara kira-kira sejauh 6 Km sampai Jembatan Begal."

"Tim sisir tepi darat melaksanakan penyisiran tepi darat kanan kiri sungai mulai dari Bendungan Bukur ke arah utara sejauh kira-kira 3 Km sampai pada dekat Desa Pantianom," imbuhnya.

Sabar menambahkan, kondisi kedalaman Sungai Bukur kurang lebih 1,5 meter lebar mencapai 20 meter. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved