Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

nasional

Tembok MTs 19 Pondok Labu Roboh Diterjang Banjir, Tiga Siswa Tewas

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah tembok bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) 19 Pondok Labu, Cilandak, Jaksel,roboh, diterjang banjir.

Tayang:
Editor: Muhammad Olies
Istimewa/Tangkapan layar YouTube Kompas TV
Kapolsek Cilandak, Kompol Multazam terjun langsung ke lokasi bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) 19 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan yang roboh akibat diterjang banjir, Kamis (6/10/2022) sore. 

TRIBUNJATENG, JAKARTA - Tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah tembok bangunan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) 19 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, roboh, Kamis (6/10/2022). Tembok madrasah itu roboh seiring terjangan banjir yang merendam kawasan Pondok Labu.

Guru MTs 19 Pondok Labu, Edison, menjelaskan ada tiga siswa yang dikabarkan tewas akibat tertimpa tembok madrasah. 

"Ada empat orang yang dievakuasi, tiga orang katanya meninggal dunia," ujarnya saat ditemui Kompas.com di lokasi, Kamis.

Edison menjelaskan, insiden robohnya dinding pembatas sekolah dengan permukiman warga itu terjadi pada pukul 14.30 WIB.

"Kejadian 14.30 WIB saat hujan lebat. Roboh tembok ada dua."

Baca juga: Hillary Brigitta Lasut Laporkan Mamat Alkatiri ke Polisi: Jaga Harga Diri Kok Dibilang Anti Kritik

Baca juga: 9 Bulan Terjadi 22 Kasus KDRT di Jateng, LRC-KJHAM: Mayoritas Aduan Warga Kota Semarang

Baca juga: Elektabilitas Meningkat, Program Erick Thohir Berdampak Positif untuk Rakyat

"Pertama tembok pembatas sekolah dengan permukiman warga, terus menimpa tembok panggung."

"Nah anak ada di bawah panggung," terang Edison.

Edison menambahkan, para siswa yang menjadi korban saat itu berada di balik tembok tersebut.

"Ketika itu, mereka sedang bermain hujan," ujarnya.

Kapolsek Cilandak, Kompol Multazam, menyampaikan ada tiga korban meninggal dalam peristiwa tersebut.

"Informasi yang kami terima, 3 korban meninggal dunia," ujarnya di lokasi, Kamis, dilansir YouTube Kompas TV.

"Namun, untuk kepastiannya tim saya sedang menuju rumah sakit untuk memastikan apakah betul 3 (orang) yang meninggal dunia," lanjutnya.

Multazam menambahkan, satu orang dilaporkan mengalami luka.

"Kami membagi tugas, unit reskrim memastikan apakah betul yang meninggal 3 dan 1 (orang) luka."

"Yang pasti fokus kami tidak ada yang tertinggal di reruntuhan," beber dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved