Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Timnas Indonesia

Ancaman Serius Shin Tae-yong: Kalau Ketum PSSI Mundur, Saya Juga

"Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama."

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/SUCI RAHAYU
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong saat memimpin latihan persiapan ujicoba FIFA Matchday di Stadion Gelora Trisakti Kuta, Bali, Jumat (21/1/2022) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Beragam desakan meminta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk mundur semakin ramai di media sosial.

Dia didesak mundur karena dianggap ikut bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan sekira 132 jiwa seusai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022).

Di sela desakan itu, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun memberikan pernyataan serius.

Dia mengancam akan mundur dari jabatannya sebagai pelatih apabila Mochamad Iriawan mengundurkan diri.

Baca juga: Potret Cha Young-ju Istri Shin Tae-yong, Wanita Cantik dan Awet Muda Pendukung Utama Pelatih Garuda

Baca juga: 3 Pemain Persebaya Surabaya Dipanggil Shin Tae-yong untuk TC Timnas U20 Indonesia

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong membuat pernyataan mengejutkan.

Dia menyatakan akan meletakkan jabatannya apabila Mochamad Iriawan mundur sebagai Ketua Umum PSSI.

Pernyataan tersebut disampaikan Shin Tae-yong melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (12/10/2022).

"Seseorang yang sangat mencintai sepak bola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI," tulis Shin Tae-yong.

"Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri," imbuhnya.

"Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama."

"Kita adalah 1 tim," Shin Tae-yong menambahkan.

Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan meninjau lokasi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022). Dalam pernyataannya, Presiden memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum mengaudit seluruh stadion di Indonesia agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali.
Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan meninjau lokasi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022). Dalam pernyataannya, Presiden memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum mengaudit seluruh stadion di Indonesia agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali. (SURYA/PURWANTO)

Baca juga: Mahfud MD Sebut LIB, PSSI, panpel, bahkan Indosiar Saling Menghindar Soal Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Bertambah, Satu Lagi Aremanita Meninggal Dunia

Pada intinya, Shin Tae-yong merasa ikut bertanggung jawab karena dia juga merupakan bagian dari PSSI.

"Sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus, bukan juga hanya staf pelatih saja yang bagus," tulis Shin Tae-yong.

"Kita bisa mencapai kesuksesan ketika semuanya menjadi satu tim mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, official, semua karyawan federasi termasuk Ketua Umum," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, desakan mundur untuk Mochamad Iriawan sebagai ketua umum PSSI seusai Tragedi Kanjuruhan Malang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved