Berita Solo

4.245 Kendaraan Terjaring Dalam Operasi Zebra Candi 2022 di Solo, Ini Jenis Pelanggaran Terbanyak

Satlantas Polresta Solo melakukan tilang kepada ribuan kendaraan selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2022

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Muhammad Sholekan
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agus Santoso (kiri) didampingi beberapa anggota saat menunjukkan traffic lalu lintas di Traffic Management Center (TMC) Polresta Solo beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Satlantas Polresta Solo melakukan tilang kepada ribuan kendaraan selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2022.

Para pelanggar itu dilakukan tilang menggunakan kamera electronic traffic law enforcement (ETLE).

Wakasatlantas Polresta Solo, AKP Sutoyo saat dikonfirmasi menyampaikan, sebagian besar pengguna kendaraan tidak mengenakan sabuk pengaman.

Selain itu, untuk sepeda motor tidak mengenakan helm. 

"Total ada 4.245 pengguna kendaraan yang dikenai sanksi tilang elektronik," ucap Sutoyo, Selasa (18/10/2022).

Menurutnya, ada sebanyak 1.704 pengguna kendaraan bermotor yang tidak mengenakan helm.

Sedangkan, tilang ETLE mobile atau hunting sebanyak 2.541 pengendara.

Dia menjelaskan, masih banyak pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar.

Hal ini bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain dan masyarakat. 

"Salah satu target sasaran operasi Zebra Candi adalah penggunaan knalpot brong di Solo. Masih ada yang menggunakan knalpot brong yang suaranya sangat bising," tuturnya.

Selain pemberian surat ilang, lanjut Sutoyo, pihaknya juga memberi surat teguran terhadap pengguna kendaraan bermotor yang melanggar aturan lalu lintas.

Sebanyak 853 pengguna kendaraan bermotor yang diberi surat teguran oleh polisi. 

"Artinya, kesadaran pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas masih rendah. Ini dibuktikan tingginya jumlah pelanggaran pengguna kendaraan bermotor selama Operasi Zebra Candi 2022," ungkapnya.

Dengan temuan tersebut, pihaknya mengajak para pengguna kendaraan bermotor untuk mematuhi aturan lalu lintas. 

Para pelanggar itu juga diminta turut mengampanyekan pelopor tertib berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. 

"Mari tertib berlalu lintas dan budayakan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan di jalan raya," jelasnya.

Sebagai informasi, Operasi Zebra 2022 digelar selama dua pekan terakhir.

Titik berat dalam operasi yang diselenggarakan sejak 3-16 Oktober 2022 ini adalah penegakan aturan berkendara lalu lintas. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved