Berita Kudus
OPD di Kudus Diharapkam Buat Inovasi Layanan Publik yang Cepat dan Tidak Ribet
Organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Kudus diharapkan membuat inovasi sehingga berimbas pada layanan yang cepat dan tidak ribet
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Kudus diharapkan membuat inovasi sehingga berimbas pada layanan yang cepat dan tidak ribet.
Hal itu mutlak dilakukan oleh masing-masing lembaga di bawah Pemerintah Kabupaten Kudus, sebab seiring dengan perkembangan zaman pelayanan publik juga harus bisa mengikuti.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Sam'ani Intakoris, mengatakan, saat ini memang layanan publik di Kudus masih perlu dimaksimalkan.
Momentum adanya kompetisi menjadi ajang bagi setiap OPD untuk berlomba-lomba membuat inovasi tersebut.
Sam'ani yakin, masing-masing OPD terdapat orang yang paham betul mana yang harus dibenahi dalam pelayanan.
Sebab, tidak sedikit dari pegawai yang telah lama mengabdi sudah tahu mana ceruk yang harus dibenahi dan mana yang harus diperbarui bab pelayanan publik.
"Saya yakin mereka sudah tahu mana yang harus dibenahi. Mereka juga sudah sebentar mengabdi sebagai pegawaui," kata Sam'ani.
Sam'ani mengatakan, para pegawai yang saat ini berkecimpung dalam hal pelayanan publik pada masing-masing OPD juga sudah paham betul tugas pokok berikut fungsinya.
Oleh sebab itu, adanya kompetisi menjadi pelecut agar mereka kembali bersemangat memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat.
"Kompetisi hanya pemicu saja, selebihnya tentu tetap harus ada inovasi di masing-masing OPD dalam memberikan layanan kepada publik," kata dia.
Yang pasti bagi Sam'ani, layanan publik harus cepat, tidak membuat pusing warga yang mengaksesnya, dan tidak ruwet.
Dengan begitu fungsi sebagai abdi bisa benar-benar dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat.
"Harapannya inovasi yang dibuat OPD cepat, tidak (bikin) mumet, dan tidak mbruwet," katanya. (*)