Berita Nasional

WNA Hina dan Lempar Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Begini Kronologinya

Pasangan warga negara asing (WNA) melakukan tindak kekerasan dan penghinaan terhadap petugas bandara Soekarno-Hatta.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi - Suasana di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang memasuki libur Natal dan tahun baru, Senin (20/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, TANGERANG - Sebuah insiden tindak kekerasan terjadi di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (17/10/2022), sekitar pukul 19.35 WIB.

Pasangan warga negara asing (WNA) melakukan tindak kekerasan dan penghinaan terhadap petugas bandara Soekarno-Hatta.

Mereka adalah Maziar Darvishi (Australia) dan Megumi Tadatsu (Jepang).

Baca juga: Wanita Peru Tertangkap Selundukan 1,2 Kokain ke Indonesia dengan Cara Ditelan

Saat itu, Maziar dan Megumi, akan terbang ke Australia bersama dua anak mereka menggunakan pesawat QF42.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian, empat WNA itu telah overstay atau pelanggaran izin tinggal karena melebihi batas akhir visa di suatu negara.

Pasangan WNA menghina dan melempar petugas bandara
Pasangan WNA Maziar Darvishi (Australia) dan Megumi Tadatsu (Jepang) telah menghina dan melempar petugas bandara Soekarno Hatta karena paspornya ditahan, usai ketahuan overstay selama dua hari di Indonesia, Senin (17/10/2022). (Istimewa)

Keduanya telah overstay, masing-masing selama dua hari.

Sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia, saat WNA overstay maka mereka harus membayar beban biaya tambahan atau denda.

Namun, Maziar menolak untuk membayar beban biaya overstay tersebut.

Pria itu justru marah dan melakukan tindak kekerasan dengan melempar petugas imigrasi dengan amplop berwarna cokelat.

Selain melempar amplop cokelat itu, Maziar juga mengacungkan jari tengahnya kepada petugas imigrasi tersebut.

 
Tindakan mengacungkan jari tengah ini dinilai sebagai simbol penghinaan dan sikap merendahkan petugas ketikan menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPIN Soekarno-Hatta.

Maziar diketahui marah karena ia dan keluarganya jadi batal terbang ke Australia lantaran petugas imigrasi menahan paspor mereka.

Usai marah-marah, keluarga tersebut langsung meninggalkan kantor imigrasi begitu saja.

Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Muhammad Tito Andrianto mengatakan, tindakan dua WNA itu telah menyinggung Imigrasi Republik Indonesia.

"Kami sangat tersinggung, Pak Menteri juga sangat tersinggung.

Tindakan ini sudah masuk dalam unsur pidana," kata Tito dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/10/2022). (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Pasangan WNA Jepang-Australia Hina dan Lempar Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta"

Baca juga: Bule Australia Tertangkap Bawa Narkoba: Heroin Dibungkus Kondom Disembunyikan di Dubur

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved