Guru Berkarya
Listrik Siapa Takut
Jaman dahulu sebelum ditemukan listrik manusia melakukan pekerjaan secara konvensinal.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Oleh: Moohchin, ST., Guru TITL SMK Negeri 2 Sragen
Jaman dahulu sebelum ditemukan listrik manusia melakukan pekerjaan secara konvensinal.
Pada zaman itu dunia masih dalam kegelapan dan segala sesuatu berjalan dengan sangat lambat.
Manusia dikarunia pikiran sehingga terus berinovasi untuk mengatasi permasalah yang dihadapinya.
Inovasi merupakan sebuah ide, gagasan, objek, dan praktik yang dilandasi dan diterima sebagi suatu hal yang baru oleh seseorang ataupun kelompok tertentu untuk diaplikasikan ataupun diadopsi. (Everett M. Rogers)
Seiring tuntutan jaman yang terus meningkat, manusia mulai melakukan penelitian tentang listrik.
Listrik diteliti dalam jangka waktu yang sangat lama sampai ratusan tahun, dari waktu ke waktu dari peneliti yang satu dilanjutkan oleh peneliti berikutnya.
Yang pada akhirnya listrik berhasil dikembangam seperti yang kita rasakan sekarang.
Sekarang ini ilmu tentang ketenaga listrikan sudah dipelajari dalam dunia pendidikan dengan jurusan tersendiri baik di tingkat SMK maupun di perguruan tinggi.
Tetapi dari segi peminat masih kalah jika dibandingkan dengan jurusan mesin maupun komputer.
Hal ini disebabkan karena masyarat berfikir bahwa sekolah jurusan listrik hanya mempelajari cara memasang lampu saja.
Melihat kenyataan tersebut seorang pendidik perlu melakukan langkah-langkah yang tepat dalam proses belajar mengajar agar siswa yang baru masuk benar-benar tertarik pada jurusan listrik, dan menjadikannya sebagai pilihan yang pertama bukan lagi pilihan kedua.
Pada awal-awal masuk sekolah kelas X siswa terlebih dahulu diberi pemahaman tentang apa saja yang akan dipelajari siswa tingkat SMK, tentang cakupan listrik dan pemanfaatannya. Sehingga siswa yang mengambil jurusan listrik benar-benar paham tentang ilmu yang akan dipelajarinya.
Siswa kelas X jurusan listrik pada awal sekolah umumnya takut kesetrum.
Masalah ini dapat diatasi dengan memberikan penjelasan tetang teori kelistrikan sehingga setelah siswa memamahi teorinya mereka tidak lagi takut kesetrum jika diminta menyambung kabel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Moohchin-ST-Guru-TITL-SMK-Negeri-2-Sragen_1.jpg)