beacukai tanjung emas

Penerimaan Bea Cukai Tanjung Emas Tumbuh 34,04 % dan Nilai Ekspor Tumbuh 85,9 % Pada Kuartal III 2022

ketahanan ekonomi nasional diuji dengan guncangan dari unprecendented global crisis mulai pandemic Covid-19 sampai krisis energi dan krisis pangan

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Bea Cukai Tanjung Emas Tumbuh 34,04 persen 

TRIBUNJATENG.COM - Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, ketahanan ekonomi nasional diuji dengan guncangan dari unprecendented global crisis mulai pandemic Covid-19 sampai krisis energi dan krisis pangan imbas perang Rusia-Ukraina, meski demikian Bea Cukai Tanjung Emas konsisten capai kinerja positif hingga kuartal III tahun 2022, didukung dengan data capaian penerimaan negara mencapai Rp 9,6 Triliun, tumbuh 34,04persen dari Kuartal III Tahun 2021.

Penerimaan negara yang terdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp 1,18 Triliun, Bea Keluar sebesar Rp 71,61 Miliar, Cukai sebesar Rp 14,40 Miliar dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) sebesar Rp 8,31 Triliun ini berhasil lampaui target trajectory penerimaan Bea Cukai Tanjung Emas Kuartal III pada target penerimaan 2022 dengan capaian 100,12persen, Kamis (6/10/22).

Bea Cukai Tanjung Emas Tumbuh 34,04 persen
Bea Cukai Tanjung Emas Tumbuh 34,04 persen (IST)

Sebagai Community Protector, Bea Cukai Tanjung Emas turut berperan dalam menjaga perbatasan serta melindungi masyarakat dari penyelundupan dan perdagangan ilegal.

Sampai dengan Kuartal III tahun 2022, Bea Cukai Tanjung Emas telah melakukan penindakan sebanyak 331 Surat Bukti Penindakan (SBP) yang bernilai 154,5 Miliar Rupiah dengan penyelesaian:

1.      113 SBP dikenakan Sanksi Administrasi sebesar 18,6 Miliar Rupiah

2.      49 SBP melalui reekspor senilai 17,7 Miliar rupiah

3.      Diserahkan ke instansi berwenang 5 SBP Penindakan Narkotika Psikotropika dan Prekusor terdiri dari 10.997 gram senilai 22 Miliar Rupiah diserahkan kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah dan BNNP

4.      101 SBP pemenuhan ijin larangan dan pembatasan

5.      63 SBP ditetapkan sebagai BDN dan BMN

Bea Cukai Tanjung Emas Tumbuh 34,04 persen
Bea Cukai Tanjung Emas Tumbuh 34,04 persen (IST)

Tercatat sampai dengan kuartal III tahun 2022, Bea Cukai Tanjung Emas bekerjasama dengan KPKNL Semarang berhasil mengamankan penerimaan negara atas Barang Milik Negara (BMN) melalui lelang.go.id.

Bea Cukai Tanjung Emas telah melaksanakan 11 kali lelang dengan total hasil lelang sebesar 6,24 Miliar Rupiah.

Hasil Pelaksanaan lelang ini mengalami kenaikan 178,6persen dari nilai total hasil lelang sepanjang tahun 2021.

Selain itu Sebagai hasil kinerja extra effort Bea Cukai Tanjung Emas juga berhasil amankan penerimaan negara, dari pelunasan piutang macet sebesar Rp 15,7 Miliar Rupiah.

Bea Cukai Tanjung Emas Tumbuh 34,04 persen
Bea Cukai Tanjung Emas Tumbuh 34,04 persen (IST)

Ditengah kondisi ketidakpastian ekonomi dunia, Bea Cukai Tanjung Emas tetap kukuhkan perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance, dengan memberikan fasilitas pelayanan dalam kegiatan impor yang didominasi oleh bahan baku dan barang modal yang mencerminkan berlanjutnya penguatan aktivitas produksi dalam negeri seiring dengan peningkatan permintaan sektor industri pengolahan yang diharapkan memberikan kontribusi positif untuk peningkatan dan pertumbuhan ekonomi terutama di Jawa Tengah.

Kegiatan Ekspor di Pelabuhan Tanjung Emas mencatatkan nilai ekspor sebesar 91,86 Triliun Rupiah dengan pertumbuhan 85,9 persen dibandingkan Kuartal III 2021 yang didukung kenaikan ekspor komoditi unggulan di Jawa Tengah dan sektor manufaktur yang masih tumbuh kuat seperti furniture, garmen, sepatu dan alas kaki, kayu semi olahan, barang dari kulit.

Sejak tahun 2020 sampai dengan saat ini, Bea Cukai Tanjung Emas telah menjalin kerjasama dengan seluruh stakeholder di Pelabuhan Tanjung Emas terkait pelaksanaan program National Logistic Ecosystem.

Inovasi Layanan di Pelabuhan Tanjung Emas ini juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja logistik dan global competitiveness Jawa Tengah.

Selain itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melakukan pencegahan korupsi.

Hasil penilaian terakhir pada Kuartal III 2022 oleh Tim Strategi Nasional Pencegahan Koruspi (Stranas PK) menunjukan bahwa Pelabuhan Tanjung Emas Semarang merupakan pelabuhan dengan kategori Hijau sebagai komitmen nyata dari seluruh stakeholder mewujudkan Pembangunan Zona Integritas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved