Berita Kudus
Update Terbaru : Joko Kendil, Musafir asal Grobogan Ternyata Namanya Kusnan
Baru-baru ini ruang media sosial banyak bertengger unggahan video seorang musafir bernama Joko Kendil.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Baru-baru ini ruang media sosial banyak bertengger unggahan video seorang musafir bernama Joko Kendil.
Musafir yang acap kali memakai pakaian hitam, caping, dan tas punggung itu muncul di beranda media sosial entah Tiktok, Instagram, maupun Facebook.
Potongan video Joko Kendil yang muncul di media sosial biasanya dilengkapi dengan latar lagu Ilir-ilir.
Banyak di antara warganet juga mengabadikan momentum saat bertemu Joko Kendil di jalan dengan merekamnya.
Fenomena Joko Kendil ini bermula dari seorang konten kreator bernama Sukaryo Adi Putra yang mengajak Joko Kendil berbincang.
Perbincangan antara keduanya diunggah dalam chanel Youtube Sinau Hurip yang sudah ditonton lebih dari empat juta warganet.
Dari unggahan video di chanel Sinau Hurip kemudian Joko Kendil kian tenar.
Ke mana-mana banyak warganet yang mengabadikannya, lalu mengunggahnya.
Bahkan ada beberapa yang memparodikan dengan berjalan cepat ala Joko Kendil.
Adi mengatakan, awal mula dia bertemu Joko Kendil tiga bulan lalu.
Dia sengaja menghentikan Joko Kendil saat berada di Jalan Gembong Pati menuju arah Gunung Muria.
Memang tujuan Joko Kendil saat itu hendak ke Gunung Muria yang mengaku akan mengambil tongkat yang dia kubur selama bertahun-tahun.
"Saat saya tanya kenapa jalannya cepat, dia mengaku sedang tidak jalan, tapi naik macan putih," kata Adi.
Macan putih itu dari pengakuan Joko Kendil merupakan pemberian gurunya.
Pengakuannya gurunya bernama Syekh Hadi Guntur Demak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/musafir-jk-kndil.jpg)