Manchester United
Erik Ten Hag Ungkap Alasan Tandemkan Maguire dengan Ronaldo di Lini Depan Manchester United
Keputusan pelatih Manchester United Erik Ten Hag memasang Maguire jadi striker jadi perbincangan banyak pihak.
TRIBUNJATENG.COM - Keputusan pelatih Manchester United Erik Ten Hag memasang Maguire jadi striker jadi perbincangan banyak pihak.
Bek yang kerap kali melakukan blunder konyol itu diduetkan bareng Ronaldo di lini depan saat Manchester United meladeni Real Sociedad.
Alasan Erik Ten Hag karena ia membutuhkan pemain jangkung di lini depan untuk mencetak lebih dari dua gol.
"Dengan Maguire di depan bersama Ronaldo kami punya peluang menambah gol melalui duel bola atas," terang Ten Hag.
Opsi itu dipilih karena stock striker Manchester United menipis.
Baca juga: Jadwal Pelayanan Samsat Keliling Di Cilacap Sabtu 5 November 2022, Hadir Di Empat Titik
Baca juga: Ini Klub yang Lolos dan Ikut Play-off 16 Besar Liga Europa, Manchester United Hadapi Lawan Berat
Baca juga: Hasil Lengkap Liga Europa, Manchester United Menang Tapi Ketiban Sial, Arsenal Mulus ke 16 Besar
Untuk mengantisipasi bek menjadi striker Manchester United bisa membidik para penyerang ini pada bursa transfer Januari.
Keputusan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, memainkan Harry Maguire sebagai tandem Cristiano Ronaldo saat hadapi Real Sociedad bikin bingung.
Ten Hag berdalih taktiknya mendorong sang bek sebagai striker demi memaksimalkan kemampuan sundulan Maguire karena Man United sangat butuh gol.
Jelang akhir laga penutup fase grup Liga Europa di kandang Sociedad, Kamis (3/11/2022), itu Setan Merah memang ngotot menambah gol.
Kemenangan 1-0 saja tak cukup meloloskan mereka otomatis ke 16 besar.
Namun, keputusan aneh Ten Hag mengungkap bukti lain Manchester United kekurangan stok penyerang mumpuni yang bisa memberikan perbedaan di tengah kebuntuan.
Untuk sektor ini, Man United memang minim opsi.
Walaupun punya rekor monster, ketajaman Cristiano Ronaldo saat ini - dalam usia 37 tahun - tak bisa selalu diandalkan seperti musim-musim terdahulu.
Anthony Martial dan Marcus Rashford masih perlu bukti konsistensi selain juga rawan cedera.
Adapun Jadon Sancho, Antony, Alejandro Garnacho, hingga Anthony Elanga lebih pas dianggap penyokong sosok predator utama, pun incaran prioritas mereka dari PSV, Cody Gakpo.