Berita Kecelakaan

Kecelakaan Lalulintas di Pekalongan, Truk Muatan Tanah Terguling Picu Kemacetan

Sebuah truk bermuatan tanah bernomor polisi R 8657 QD mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalan Raya Bojong-Kajen

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebuah truk bermuatan tanah bernomor polisi R 8657 QD mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di Jalan Raya Bojong-Kajen, tepatnya di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (9/11/2022).

Pantauan Tribunjateng.com sekitar pukul 06.45 WIB, truk dan muatan tanah menutupi jalan.

Sehingga, membuat arus lalu lintas lagi ini mengalami kemacetan sepanjang kurang lebih 500 meter dari kedua arah.

Terlihat, anggota Polsek Bojong dan Satlantas Polres Pekalongan yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas pada pagi hari, langsung membersihkan tanah yang berada di tengah jalan menggunakan alat seadanya.

Baca juga: Sopir Sakit Jantung saat Mengemudi, Sedan Kecelakaan Tabrak 4 Siswi di Jambu Semarang

Baca juga: 2 Orang Satpam Aniaya Anak Pimpinan Ponpes, Diborgol, Disabet Selang Air Hingga Dibotakin

Di jalan raya Bojong-Kajen ini merupakan jalur provinsi, sehingga ketika pagi hari arus lalu lintas di jalan ini sangat padat sekali.

"Kejadian truk yang terguling ini terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Saat itu, saya sedang melakukan pengaturan lalu lintas di depan SMAN 1 Bojong, yang berdekatan dengan lokasi truk terbalik tersebut."

"Melihat itu, saya bersama anggot dan masyarakat setempat langsung, membersihkan tumpahan tanah dan mengatur arus lalu lintas biar tidak terjadi kemacetan," kata Kapolsek Bojong AKP Suhadi kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, penyebab truk muatan tanah yang terguling itu disebabkan karena as patah.

"Bahkan solar truk juga berceceran di tengah jalan, membuat banyak kendaraan yang terjatuh. Ada sekitar 5 motor terpleset, dan alhamdulilah tidak korban jiwa. Hanya pengendara mengalami luka lecet-lecet," ujarnya.

Selanjutnya, bekas tumpahan solar tersebut langsung ditutup dengan grajen kayu agar tidak ada lagi pengendara motor yang terjatuh kembali.

"Saat ini masih dilakukan pembersihan secara manual bersama masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Wawan (32) supir truk muatan tanah mengatakan, tanah dibawa dari Bojong hendak dikirim ke Petarukan Pemalang.

"Kaget waktu as patah dan truk langsung terbalik. Alhamdullilah tidak ada kendaraan dan korban jiwa saat truk terbalik," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved