Berita Viral

Keanehan Lain Peristiwa 1 Keluarga Tewas Dengan Perut Kosong, Korban Membungkus Kaki dengan Plastik

Keanehan lain muncul di peristiwa tewasnya empat orang dalam satu keluarga di Jakarta Barat.

Editor: rival al manaf
tribunnews.com
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan empat mayat yang masih satu keluarga karena diduga kelaparan akibat tak makan selama tiga pekan. 

TRIBUNJATENG.COM - Keanehan lain muncul di peristiwa tewasnya empat orang dalam satu keluarga di Jakarta Barat.

Selain keempatnya ditemukan dengan lambung kosong, kini keanehan juga diungkap tetangga korban.

Tio (58), tetangga sebelah rumah keluarga Rudyanto (71), terakhir kali melihat sosok lansia itu 2-3 bulan lalu.

Baca juga: Aneh, Tak Ditemukan Makanan dalam Rumah Satu Keluarga Tewas di Jakarta Barat, Air Minum pun Tak Ada

Untuk diketahui, Rudyanto dan tiga anggota keluarganya ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia dan berbau busuk pada Kamis (10/11/2022) malam.

"Sekitar 2 atau 3 bulan lalu, saya terakhir ketemu dia," kata Tio di kediamannya, Sabtu (12/11/2022).

Seingat Tio, dia melihat Rudyanto berjalan menuju rumahnya dengan kaki yang dibungkus plastik hitam.

"Saya lihat dari sana jalan kaki, tapi kakinya diikat pakai plastik hitam. Begini, diikat gitu. Lalu saya tanya, 'kaki kenapa?' Tapi (dia) diam saja," ungkap Tio.

Tio mengakui bahwa ia mencurigai Rudyanto dan istrinya Margaretha sudah pindah rumah sejak awal tahun.

Sebab, sudah lama ia tidak mendengar suara obrolan antaranggota keluarga itu.

Rudyanto juga pernah menyebut bahwa istrinya sudah pindah saat Tio berkunjung dalam rangka Imlek pada Februari atau Maret 2022 lalu.

Sejak saat itu juga ia menyadari bahwa tidak ada lagi kendaraan mobil dan motor yang biasa digunakan keluarga itu untuk beraktivitas.

Sedangkan kini, Tio tidak menyangka bahwa bau busuk menyengat beberapa waktu belakangan berasal dari mayat empat orang yang sudah bertetangga dengannya sejak 20 tahun lalu.

"Pas tahu ada empat mayat, saya kaget," sebut dia.

Selama bertetangga, Tio menyebut mengenal keluarga tersebut, namun hanya sebatas bertegur sapa.

Belasan tahun lalu, bahkan anak Tio pernah bermain di rumah keluarga Rudyanto itu.

Namun, semakin ke sini, keluarga tersebut dinilainya semakin tertutup. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved