Berita Semarang
KPF Semarang Optimistis Capai Target Transaksi 100 Ribu Lot hingga Akhir Tahun
PT KPF cabang Semarang optimistis bisa mencapai target transaksi 100 ribu lot.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Kontak Perkasa Futures (KPF) cabang Semarang optimistis bisa mencapai target transaksi 100 ribu lot hingga akhir tahun 2022.
Hal itu seiring dengan musim window dressing, yang diperkirakan masih terjadi akhir tahun ini.
"Tahun ini kami menargetkan 100 ribu lot untuk transaksi nasabah, terutama di pasar modal. Transaksi momen akhir tahun kan ada yang namanya window dressing, banyak sekali peminat di luar sana untuk berinvestasi untuk menambah jumlah lot transaksinya," kata Pimpinan Cabang KPF Semarang Utami Ningsih di sela pengumuman lomba karya jurnalistik di kantor KPF Semarang, baru-baru ini.
Utami lebih lanjut menyebutkan, saat ini total transaksi KPF mencapai sekitar 45.585 lot.
Adapun angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan tren yang terjadi hingga menutup tahun.
Dia mengatakan, hal itu juga didukung dengan pergerakan harga komoditas emas di akhir tahun yang cenderung mengalami kenaikan.
"Mencapai 100 ribu lot yang akan kami genjot yaitu nasabah yang aktif dengan kondisi emas saat ini," ungkapnya.
"Biasanya, jelang akhir tahun dengan musim liburan banyak di antara mereka men-stop bisnis konvensional. Mereka kemudian akan mengarah ke nonkonvensional seperti online trading. Jadi kami lebih menggenjot dengan cara transaksinya double lot ya, dengan kondisi saat ini. Tapi tetap diperhatikan dana mereka sesuai dengan batasan risiko," lanjutnya.
Utami menambahkan, saat ini KPF Semarang memiliki sekitar 268 nasabah, terhitung sejak Januari 2022.
Adapun untuk mencapai target 100 ribu lot sendiri pihaknya bakal membidik nasabah lama ataupun baru.
"Tren akhir tahun banyak nasabah simpan beli. Jadi memang istilah window dressing ini seringkali para pelaku saham banyak melakukan transaksi ini. Jadi dampaknya juga besar di kami," imbuhnya.
Di sisi lain, Utami mengatakan, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait investasi aman dan legal agar tidak terjebak ke dalam investasi ilegal atau bodong.
Di antaranya adalah dengan lomba karya jurnalistik yang tahun ini memberikan penghargaan kepada tiga pemenang yaitu juara 1 Nur Istibsaroh (Antara Jateng), juara 2 Modesta Fiska (Suara Merdeka) dan juara 3 Idayatul Rohmah (Tribun Jateng). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemenang-lomba-jurnalistik3.jpg)