Berita Purbalingga

Bujuk Rayu Pemuda Purbalingga, Setubuhi Gadis Remaja Dengan Janji Ingin Menikahi Ternyata Bohong

Tersangka berinisial LS alias Ceking (21) warga Desa Pangempon, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga.

Ist. Polres Purbalingga.
Wakapolres Purbalingga, Kompol Pujiono bersama tersangka kasus persetubuhan, saat konferensi pers kasus persetubuhan Selasa (15/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Satreskrim Polres Purbalingga mengungkap kasus persetubuhan terhadap anak.

Tersangka berinisial LS alias Ceking (21) warga Desa Pangempon, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga.

Wakapolres Purbalingga, Kompol Pujiono mengatakan tersangka melakukan persetubuhan terhadap korban seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun warga Kecamatan Pengadegan.

Korban saat kejadian merupakan pacar dari tersangka.

Baca juga: Kesaksian Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali, Bangun-bangun Sudah Ramai Penumpang di Dekatnya Tewas

Baca juga: Biskuit Kokola HALAL HIGIENIS Umumkan Pemenang Kokola Hujan Hadiah Milyaran Rupiah Periode Akhir

Baca juga: Kakanwil Jateng Pimpin Prosesi Sertijab 3 Kepala UPT di Eks Karesidenan Banyumas

"Modus yang dilakukan yaitu, tersangka yang berpacaran dengan korban mengajak melakukan hubungan layaknya suami istri dengan menjanjikan akan menikahi," ujar Wakapolres kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (15/11/2022).

Tindakan tersangka tersebut sudah dilakukan hingga beberapa kali.

Diantaranya pada bulan November 2019 dan Desember 2021.

Tindakan tersangka dilakukan di dalam kamar rumah tersangka dan rumah teman tersangka.

Pengungkapan kasus berawal dari adanya laporan dari orang tua korban.

Berdasarkan laporan tersebut kemudian Unit PPA Satreskrim Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan saksi dan korban.

Kemudian melakukan visum terhadap korban di Dokkes Polres Purbalingga.

"Berdasarkan dua alat bukti yang cukup, selanjutnya petugas kami mengamankan pelaku pada 8 November 2022," jelasnya.

Baca juga: Wujudkan Indonesia BERSINAR, Bea Cukai Musnahkan 7.925 gram Sabu

Baca juga: Bawaslu Kota Tegal Ajak Masyarakat Berani Lapor Pelanggaran Pemilu, Bisa Lewat Aplikasi Sigap Lapor

Baca juga: Yang Lain Ngebet Ingin Masuk Timnas, Pemain Ini Malah Mundur dari Timnas Prancis di Piala Dunia 2022

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya pakaian yang dipakai oleh korban berupa kaos lengan panjang warna abu-abu, rok panjang warna biru dan pakaian dalam.

Diamankan juga satu unit telepon genggam milik tersangka.

Wakapolres menambahkan kepada tersangka dikenakan pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun dan denda paling banyak Rp300 juta dan paling sedikit Rp60 juta," ungkapnya. (jti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved