Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Mayat Berhelm dan Motor Ditemukan di Saluran Air, Diduga Korban Kecelakaan

Rabu (16/11/2022) pagi, warga menemukan sesosok mayat tanpa identitas di saluran irigasi Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Tulungagung.

ISTIMEWA
ilustrasi jenazah 

TRIBUNJATENG.COM, TULUNGAGUNG - Rabu (16/11/2022) pagi, warga menemukan sesosok mayat tanpa identitas di saluran irigasi Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.

Mayat dalam posisi tengkurap di dalam air dengan kedalaman 30 centimeter, masih mengenakan helm INK warna merah.

Berjarak 2 meter dari mayat, terdapat sepeda motor Honda Verza AG 3735 ZV warna merah.

Baca juga: Dikira Trafo Listrik Meledak, Kecelakaan Tewaskan Seorang Pengendara Motor di Magelang


Selain itu ada pula sandal jepit berwarna hijau mengapung tidak jauh dari sepeda motornya.

Ia mengenakan jaket bertuliskan Orang Tua dengan logo produk anggur Cap Orang Tua.

Jenazah pria ditemukan dekat sepeda motor Honda Verza warna merah di saluran irigasi
Jenazah pria ditemukan dekat sepeda motor Honda Verza warna merah di saluran irigasi Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Rabu (16/11/2022) pagi.

Di bagian bawah mengenakan celana jeans pendek selutut, namun warnanya kurang jelas antara abu-abu atau biru karena tertutup lumpur.

Lokasi penemuan ini jalur Gempolan menuju ke Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, dari pasar Gempolan ke arah barat.

Lokasi ini memang menikung 90 derajat ke arah utara, sebelum nanti menikung lagi ke arah barat.

Diduga sosok jenazah ini adalah korban kecelakaan tunggal.

 
Kemungkinan korban berkendara dari arah timur, namun saat jalan seharusnya menikung ke utara, dia tetap melaju lurus.

Akibatnya kendaraan yang dikendarainya langsung terjun ke arah saluran irigasi.

Hal ini dikuatkan dengan adanya sebuah batu di konstruksi plengsengan irigasi yang pecah.

"Batu yang pecah itu kemungkinan bekas tertabrak sepeda motornya," ucap seorang warga.

Menurut Jianto (60), warga yang rumahnya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian, dirinya mendengar suara benturan sekitar pukul 00.00 WIB.

Namun Jianto tidak mencari ke arah sumber suara, karena suasana saat itu sedang hujan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved