Berita Pendidikan

Delapan Mahasiswa Prodi Teknik Informatika Udinus Ikuti Program Garuda ACE  

Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang berhasil lolos dalam program Garuda Research and Academic of Excellence

Penulis: amanda rizqyana | Editor: rival al manaf
Dokumentasi Humas Universitas Dian Nuswantoro
Mahasiswa lolos dalam program Garuda Research and Academic of Excellence 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang berhasil lolos dalam program Garuda Research and Academic of Excellence (Garuda ACE).

Program yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Ditjen Kemdikbud Ristek) dengan dukungan pembiayaan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini, memberikan kesempatan kolaborasi riset dalam dua tahun dengan supervisi dari Profesor di Amerika Serikat (USA).

Program ini terintegrasi dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan masuk ke dalam skema penelitian.

Setelah melalui beberapa tahapan seleksi yang ketat, seperti persyaratan akademik, penyusunan resume, research interest, kompetensi, dan interview dalam Bahasa Inggris, Udinus berhasil meloloskan delapan mahasiswa, yang semuanya berasal dari Program Studi (Prodi) S-1 Teknik Informatika (TI) untuk mengikuti program Garuda ACE.

Mereka yakni Afinzaki Amiral, Syafira Rosa Amalia, Michael Indrawan, Gidhan Bagus Algary, Nabila Zibriza Farsya, Muhammad Rafid, Muhammad Daffa Al Fahreza, dan Zahra Nabila Maharani.

Seorang mahasiswa peserta program Garuda ACE, Zahra Nabila menyampaikan bahwa, Garuda ACE memberikan kesempatan kepada dirinya untuk belajar tentang riset yang berkualitas dan memberikan kontribusi serta memiliki wawasan internasional.

Zahra pun bercerita, ia dan tujuh rekan lainnya mendapatkan informasi dan sosialisasi  dari Prodi S-1 TI, kemudian, mereka mendaftarkan diri dan mencari dosen pembimbing riset.

“Setelah sosialisasi program tersebut, pada salah satu tahapan seleksi kami diminta untuk menyusun resume dalam Bahasa Inggris, yang nantinya harus dikirim beserta resume dosen pembimbing, sesuai dengan ketentuan dari Garuda ACE. Kemudian tahapan akhir adalah wawancara dalam Bahasa Inggris oleh tim Dirjen Kemendikbud Ristek dan LPDP,” jelasnya pada Tribun Jateng di Kampus Udinus Jalan Imam Bonjol Kota Semarang pada Kamis (17/11/2022).

Keberhasilan mahasiswa menyelesaikan dengan baik riset kolaborasi tersebut, akan membuka jalan mereka mendapatkan Letter of Acceptence (LoA) dari Profesor di Amerika Serikat.

Nantinya para mahasiswa dapat melanjutkan ke program Ph.D dengan jenjang S2 hingga S3, di 75 Universitas terbaik di USA.

Secara terpisah, Rektor Udinus Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom., terus berupaya untuk mendukung mahasiswa Udinus agar terus semangat dalam berkarya dan berprestasi.

"Mahasiswa pun dapat beradaptasi dengan tantangan global saat ini dan tentunya meningkatkan kemampuan dalam bidang riset," ujarnya.

Ia pun berharap agar mahasiswa mampu mempelajari strategi yang akan membantu mahasiswa untuk menjadi agen perubahan.

“Program ini , selaras dengan program menuju Udinus Unggul dan Udinus Goes International. Kami harap mahasiswa mampu menyerap ilmu secara maksimal dan meningkatkan ilmu di bidang riset,” tutupnya.

(arh)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved