Berita Purbalingga

Pemdes Bojongsari di Purbalingga Sulap Motor Roda Tiga Jadi Kantor Pelayanan Berjalan

Terobosan memudahkan pelayanan masyarakat, khususnya tentang administrasi kependudukan dan surat keterangan lainnya

Ist. Pemkab Purbalingga
Terobosan Pemerintah Desa Bojongsari, Purbalingga dengan memanfaatkan sepeda motor roda tiga yang diberi nama Pelekat Jempol atau Pelayane Masyarakat Jemput Bola, Rabu (16/11/2022).  

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Terobosan memudahkan pelayanan masyarakat, khususnya tentang administrasi kependudukan dan surat keterangan lainnya dilakukan oleh Pemerintah Desa Bojongsari, Purbalingga. 

Yakni dengan memanfaatkan sepeda motor roda tiga yang diberinama Pelekat Jempol atau Pelayane Masyarakat Jemput Bola.

Motor roda tiga tersebut bisa disebut sebagai kantor desa berjalan. 

Pasalnya, dalam kendaraan itu tersedia perangkat elektronik yang diperlukan, serta petugas yang melayani kepentingan masyarakat.

"Masyarakat nanti tidak harus ke kantor desa. 

Bukan berarti tidak boleh, tetapi dilayani oleh perangkat desa yang datang ke masing-masing wilayah," ujar Kepala Desa Bojongsari, Suryo, Rabu (16/11/2022).

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengapresiasi langkah inovatif Pelekat Jempol Pemdes Bojongsari dalam pelayanan masyarakat. 

Ia mengungkapkan, di tengah keterbatasan ini, inovasi menjadi hal yang penting, agar pelayanan tetap bisa maksimal.

"Apa yang menjadi inovasi di Desa Bojongsari ini bisa menjadi inspirasi bagi para kepala desa yang lain untuk berbuat hal yang serupa," katanya sebagaimana dalam rilis, kepada Tribunbanyumas.com.

Ia menambahkan, setiap prestasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa juga akan mendapatkan perhatian oleh Bupati.

Desa-desa yang berprestasi akan mendapatkan kesempatan emas Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemkab Purbalingga.

"Sekarang di tengah keterbatasan anggaran ini saya memberikan syarat kepada teman-teman kepala desa. 

Saya mau memberikan bantuan baik itu BKK atau bantuan-bantuan lain, akan tetapi desa harus berbuat terlebih dahulu, desa harus berprestasi terlebih dahulu," ujarnya. (jti)

Baca juga: Legenda PSIS Nilai Brasil tanpa Firminho tetap Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia Qatar 2022

Baca juga: Legenda PSIS Nilai Brasil tanpa Firminho tetap Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia Qatar 2022

Baca juga: RSUD dr Soeselo Slawi Targetkan Lulus Akreditasi Bintang Lima 

Baca juga: Dongeng Anak Sebelum Tidur Cerita Putri Mandalika dari Nusa Tenggara Barat

Baca juga: Mahasiswa UNS Bunuh Teman Wanitanya yang Hamil di Pantai Gunungkidul, Ini Motif dan Kronologinya

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved