Berita Jateng

Bukan Soal Brigadir J dan Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak Somasi Kejati Jateng Soal Pemerasan

Pengacara kondang Kamaruddin Simanjuntak ke Jawa Tengah bukan mengurus perkara Brigadir J dan Ferdy Sambo.

TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Pengacara kondang Kamaruddin Simanjuntak bersama kliennya paparkan kronologi pemerasan yang menimpa kliennya 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Pengacara kondang Kamaruddin Simanjuntak ke Jawa Tengah bukan mengurus perkara Brigadir J dan Ferdy Sambo.

Kamaruddin Simanjuntak melayangkan somasi kepada oknum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah karena adanya dugaan percobaan pemerasan yang menimpa kliennya. 

Surat somasi dilayangkan Jaksa Agung, Kejaksaan Agung (Kejagung), Komisi Kejaksaan, Jampidsus, Presiden RI, Wakil Presiden RI, Ombudsman, hingga Komisi III DPR RI.

Pada surat somasi itu oknum yang terlibat percobaan pemerasan agar  dinonaktifkan dan diperiksa.

Ada tiga oknum Kejati yang dimaksud yakni  oknum jaksa yang dimaksud yaitu kordinator Pidsus Kejati Jawa Tengah, Putri Ayu Wulandari, mantan Kajati Jawa Tengah yang sekarang menjabat sekretaris Jampidsus, Andi Herman, dan Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Jawa Tengah, Leo Jimmi Agustinus.

"Saya meminta kepada Jaksa Agung untuk menonaktifkan ketiga oknum jaksa itu dan melakukan pemeriksaan serta audit investigasi atas percobaan pemerasan terhadap klien saya, Agus Hartono," ujarnya saat konferensi pers pada Jumat, (25/11/2022) malam.

Menurutnya, penonaktifan sementara ketiga oknum jaksa  dimaksudkan agar dilakukan pemeriksaan dan memudahkan proses pemeriksaan.

Hal itu juga pernah dilakukan Kapolri pada kasus pembunuhan 

Hal ini sebagaimana dilakukan Kapolri  menonaktifkan pihak-pihak di Divisi Propam Polri terkait pembunuhan Brigadir J.

"Jaksa Agung jangan kalah sama Kapolri  berani dan tegas menonaktifkan anggotanya yang diduga melanggar untuk dilakukan pemeriksaan baik pihak internal maupun eksternal," ujarnya.

Menurutnya, percobaan pemerasan  dialami kliennya, Agus Hartono.

Saat itu  kliennya mengalami pemerasan saat sedang diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian fasilitas kredit dari Bank Mandiri, BRI Agroniaga, dan Bank BJB Cabang Semarang ke PT Citra Guna Perkasa.

Dugaan percobaan pemerasan tersebut dilakukan oknum jaksa yaitu Putri Ayu Wulandari.

Oknum jaksa itu menemui empat mata Agus Hartono di ruang pemeriksaan dan menyampaikan permintaan uang untuk menghapus dua surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) perkara yang dituduhkan kepada kliennya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved