Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kriminal Hari Ini

Pria Warga Sulut Ini Bakar Rumah Sendiri, Emosi Karena Uang Hasil Taruhan Piala Dunia Masih Kurang

Keributan JD dan rekannya itu ternyata mengganggu warga hingga aparat pemerintah desa setempat turun tangan.

Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG/DOK
ILUSTRASI bara api yang membakar bangunan. 

TRIBUNJATENG.COM, SULUT - Seorang pria warga Desa Tanaki, Kabupaten Kepulauan Sitaro nekat membakar rumahnya sendiri lantaran emosi.

Sebelum membakar rumah itu, JD pria yang dimaksud itu ribut dengan rekannya.

Kedua orang tersebut bertaruh masing-masing Rp 200.000 untuk laga Brazil Vs Serbia dalam gelaran Piala Dunia 2022.

Yang membuat mereka ribut, rekan JD ternyata tak memberikan uang sesuai hasil kesepakatan dalam taruhan.

Karena kalah, rekan JD hanya memberi uang Rp 120.000 atau kurang Rp 80.000.

Baca juga: Pelaku Penikaman Massal di Kanada Ditangkap, Miliki 59 Catatan Kriminal Selama 10 Tahun

JD, seorang pria asal Desa Tanaki, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), nekat membakar rumahnya sendiri karena ditegur membuat keributan soal uang taruhan Piala Dunia 2022.

JD diduga membakar rumahnya menggunakan minyak tanah hingga ludes tak bersisa.

JD akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian atas aksinya itu, pada Jumat (25/11/2022).

Sebelumnya, JD telah meminta istri dan anaknya keluar rumah sebelum melakukan tindakan nekatnya itu.

Selain itu, JD juga diduga terpengaruh minuman keras.

Baca juga: Pemkab Tegal Siapkan Layanan Panggilan Darurat 112, Permudah Laporan Kriminal, Bencana Alam

Menurut polisi, kejadian itu berawal saat JD menang taruhan Piala Dunia 2022 dengan rekannya.

Saat itu JD menang Rp 200.000 karena tim jagoannya Brasil menang atas tim Serbia pada Piala Dunia 2022.

Ternyata, rekannya hanya memberi uang Rp 120.000.

Hal itu memicu adu mulut dan keributan.

"Seusai laga tersebut, rekannya tidak membayar taruhan sesuai kesepakatan."

"JD hanya menerima Rp 120.000," ujar Kasi Humas Polres Kepulauan Sitaro, AKP Hibor Tendean.

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Kasus Meninggalnya Brigadir J Bukan Kriminal Biasa

Keributan JD dan rekannya itu ternyata mengganggu warga hingga aparat pemerintah desa setempat turun tangan.

Tak hanya itu, aparat desa juga mengimbau warga tidak membuat keributan lewat pengeras suara dari gereja setempat.

Hal itu ternyata membuat JD emosi, lalu membakar rumahnya.

Namun demikian, menurut polisi, aksi nekat pelaku diduga juga dipicu masalah ekonomi keluarga.

"Diduga karena faktor masalah ekonomi hingga pelaku depresi."

"Ditambah tidak memiliki pekerjaan tetap untuk menghidupkan keluarganya," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ribut Soal Taruhan Piala Dunia, Pria di Sitaro Sulut Bakar Rumah Sendiri, Ini Ceritanya"

Baca juga: Helikopter NBO 105 Polri Hilang Kontak di Perairan Belitung, Sedang Misi Patroli

Baca juga: Aset Perbankan di Jateng Meningkat, OJK: Berbanding Lurus dengan Pertumbuhan Ekonomi

Baca juga: Nakes Terbaik Tiap Puskesmas Bakal Dipajang, Bupati Fadia: Warga Kabupaten Pekalongan Bebas Memilih

Baca juga: BURUAN! Ada Program Bunga Murah KSP Primadana, Kredit UMKM Semarang Cuma 0,5 Persen

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved