Berita Purworejo

Nasib Bu Sekdes Andika Sari Setelah Videonya Minum Miras di Klub Malam di Jogja Viral, Kini Dipecat

Nasib bu Sekdes Andika Sari kini resmi menjadi mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano.

Editor: rival al manaf
(TRIBUNJOGJA.COM/ DEWI RUKMINI)
Sekdes Andika Sari saat ditemui Tribunjogja.com di sebuah kedai di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (12/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOREJO - Nasib bu Sekdes Andika Sari kini resmi menjadi mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (30/11/2022).

Pemecatan Andika Sari ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian yang dibuat oleh Kepala Desa Banyuasin Kembaran, Ahmad Abdul Aziz.

Dia sempat ramai sebab videonya viral saat berada di salah satu diskotik di Yogyakarta.

Baca juga: Takut Terjadi Longsor, Warga Lakukan Aksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Polodoro Batang

Baca juga: Ganjar Sebut Pendidikan Anti Korupsi di Sekolah Efektif, 23 SMA/SMK di Jateng Sudah Praktikkan

Baca juga: Woro, Nella, dan Paramitha Ramaikan Launching YSNW di Baki Sukoharjo Besok

"Hari ini (30/11/2022), kami menyerahkan SK Pemberhentian Andika Sari dari Sekdes Banyuasin Kembaran.

"Akan tetapi, karena yang bersangkutan tidak hadir, maka kami haturkan (berikan) SK tersebut langsung kepada orang tua Andika Sari," ungkap Ahmad kepada Tribunjogja.com, Rabu (30/11/2022).

Ia menceritakan, SK pemberhentian itu diterima oleh ayah dan ibu Andika Sari.

Penyerahannya pun disaksikan oleh perwakilan dari Kecamatan Loano, Satpol PP Kabupaten Purworejo, Ketua BPD Banyuasin Kembaran, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, serta beberapa warga.

"Pemberhentiannya karena pelanggaran dalam hal meresahkan masyarakat," kata Ahmad.

Pihaknya mengklaim, pembuatan SK Pemberhentian Sekdes Andika Sari sudah melewati prosedur, mekanisme, dan regulasi yang ada. 

SK tersebut bisa turun setelah ada SK rekomendasi Bupati Purworejo dan berita acara rekomendasi kepada pemerintah desa dari Kecamatan Loano.

"Dasar SK Pemberhentian adalah SK rekomendasi Bupati nomor 790/14.422 pada 15 November 2022 perihal koreksi intern atas LHP Inspektorat.

"Di situ diterangkan bahwa Ibu Andika Sari terbukti melanggar larangan perangkat desa. Kemudian, saya bersurat kepada camat untuk membuat berita acara rekomendasi kepada pemerintah desa terkait pemberhentian Sekdes Andika Sari," terangnya.

Lalu, setelah berita acara dari Camat turun pada 28 November 2022, Ahmad mengaku lekas membuat SK Pemberhentian Andika Sari dari jabatan Sekdes pada 29 November 2022. Dan penyerahannya dilaksanakan pada Rabu (30/11/2022).

Lebih lanjut, ia tidak mengetahui apa alasan Andika Sari absen.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved