Berita Semarang

Kecelakaan Maut di Jalan Siliwangi Kota Semarang, Korban Seorang Guru Warga Jepara

Rozikin (43), seorang guru, meninggal dunia usai alami kecelakaan di Jalan Siliwangi.

Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rozikin (43), seorang guru di Kota Semarang, meninggal dunia di lokasi kejadian usai alami kecelakaan di Jalan Siliwangi Depan Pasar Jrakah Ngaliyan, Jumat (2/11/2022) sekira pukul 14.30 WIB.

Kecelakaan maut  itu antara sepeda motor Honda Vario bernomor polisi H-4465-NQ dengan dump truk Hino bernomor polisi H-1941-GR.

Menurut Kasubnit II Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang Ipda Mohamad Fahrudin, korban meninggal dunia karena mengalami luka cedera berat pada bagian kepala.

"(Jenazah) dibawa ke Kamar Jenazah RSUP Dr Kariadi Kota Semarang," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (2/12/2022).

Fahrudin mengatakan, kecelakaan berawal ketika pengendara motor Honda Vario warna white silver melaju dari arah timur ke barat sesampainya di lokasi kejadian, korban berpindah lajur ke kiri.

Setelah itu terjadi kecelakaan dengan kendaraan dump truk warna putih yang melaju di lajur kiri dari arah timur ke arah barat dan hendak belok kiri ke arah selatan.

Identitas pengendaran sepeda motor Vario diketahui bernama Rozikin, warga Desa Pecangaan Kulon RT 01 RW 02 Kec. Pecangaan Kabupaten Jepara.

Sedangkan untuk identitas pengemudi dump truk Hino diketahui bernama Kundori (64) warga Dukuh Puntan RT 02 RW 01 Kel. Ngijo Kec. Gunungpati Kota Semarang.

Lokasi kecelakaan yang menewaskan seorang guru di Jalan Siliwangi Depan Pasar Jrakah Ngaliyan, Jumat (2/11/2022) siang.
Lokasi kecelakaan yang menewaskan seorang guru di Jalan Siliwangi Depan Pasar Jrakah Ngaliyan, Jumat (2/11/2022) siang. (Tribun Jateng/Muhammad Fajar Syafiq Aufa)

Sopir truk Kundori menjelaskan kronologi awal kecelakaan mau tersebut.

Pengendara sepeda motor Honda Vario dan Pengemudi truk Hino 500 berasal dari arah timur.

Sesampainya di traffic light Jalan Walisongo Kota Semarang, Kundori mengaku akan berbelok ke kiri, namun, lanjut Kundori, korban tiba - tiba berada di depannya.

"Saya mau belok kiri dia nylonong lurus mungkin," ujarnya.

Setelah itu korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario tertabrak dan meninggal dunia di lokasi.

"(Menabraknya) mungkin pas tengah, saya tahu-tahu deket. Saya diteriaki stop-stop sama orang-orang," katanya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved