Berita Pekalongan

68 Relawan Damkar Pekalongan Siap Jalankan Tugas Sosial

Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol P3KP) resmi mengukuhkan 68 relawan pemadam kebakaran (Redkar) yang tersebar di

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m nur huda
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Wakil Wali Kota Pekalongan mengukuhkan sebanyak 68 relawan pemadam kebakaran (Redkar) yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Batik. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol P3KP) resmi mengukuhkan 68 relawan pemadam kebakaran (Redkar) yang tersebar di seluruh kelurahan yang ada di Kota Batik.

Pengukuhan tersebut berlangsung di gedung Diklat Kota Pekalongan.

Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin berharap, kepada seluruh relawan yang sudah mendaftarkan diri dan dikukuhkan bisa serius mengemban tugas sosial yang sudah dipilih dengan mematuhi standar operasional prosedur terkait pemadaman kebakaran.

"Jangan sampai upaya menolong orang justru membahayakan diri sendiri, pelatihan yang akan diberikan harus betul-betul diikuti," kata Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (3/11/2022).

Salahudin menjelaskan, bahwa seorang relawan harus mengetahui level-level kebakaran, agar ketika menemui kejadian kegawatdaruratan dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.

Pihaknya mengimbau redkar untuk dapat mengajak anak muda di lingkungan sekitarnya turut menjadi sukarelawan di kampung.


"Mereka harus tahu, level mana api ini sudah berbahaya dan level mana bisa beraksi sendiri untuk memadamkan api. Karena, jika tidak ada penanganan dini sedikit waktu saja sangat bisa saja sangat membahayakan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol P3KP Pekalongan, Sriyana mengatakan perekrutan redkar yang tersebar di 27 kelurahan se-kota Pekalongan dapat dimanfaatkan dan membantu tugasnya dalam pemadam kebakaran serta juga tugas lain yang menjadi tugas Satpol P3KP seperti penyematan.

"Selama ini tim pemadam tidak hanya bertugas di wilayah Kota Pekalongan saja, tetapi juga ikut melayani daerah tetangga seperti kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang jika dibutuhkan."

"Data 6 bulan terakhir, kejadian kebakaran di Kota Pekalongan ada 16 kejadian," katanya.

Sriyana menambahkan, semoga dengan kehadiran Redkar bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pemadaman dini dengan melakukan sosialisasi kecil mulai dari keluarga dan lingkungan sekitarnya. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved