Berita Semarang

Haul ke-4 Sastrawati Kelas Dunia Asal Semarang NH Dini, Arif Yakin 2023 Booming

Tidak terasa kepergian sastrawati kelas dunia asal Semarang NH Dini sudah 4 tahun.

Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Rumah sastrawati NH Dini yang ditinggalinya semasa kecil di Jalan Sekayu Raya II/348 Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tidak terasa kepergian sastrawati kelas dunia asal Semarang NH Dini sudah selama empat tahun.

Minggu 4 Desember 2022, Kampung Tematik Sekayu mengadakan Haul ke-4 Sastrawati Kampung Sekayu tersebut.

NH Dini memiliki nama asli Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin, lahir pada 29 Februari 1936 di Semarang, Jawa Tengah.

Ketua Kampung Tematik Sekayu Arif Purbono menuturkan, acara mengenang sastrawati kampung sekayu NH Dini ini diinisiasi oleh anggota Kampung tematik Masjid Sekayu.

"Saya matur kepada Mbak Uti, dia yang selama ini menguri-uri tempat ini, yang menjadi saksi karya-karya besar NH Dini itu lahir. Saya minta izin pada beliau karena selama ini tidak pernah diadakan acara haul atau doa di tempat ini," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (4/12/2022).

Rumah sastrawati NH Dini yang ditinggalinya semasa kecil di Jalan Sekayu Raya II/348 Semarang.
Rumah sastrawati NH Dini yang ditinggalinya semasa kecil di Jalan Sekayu Raya II/348 Semarang. (Tribun Jateng/Muhammad Fajar Syafiq Aufa)

Kegiatan dalam Haul NH Dini dimulai dari acara pengajian dan ditutup dengan acara sarasehan bersama sastrawan muda  Heri Santoso Candra dan beberapa kolega NH Dini.

Haul NH Dini di rumah masa kecilnya yang ada di Sekayu itu baru pertama kali dilaksanakan.

Kedepanya, Arif mengaku akan mengelar acara tersebut kembali. Bahkan ia akan menjadikan Haul NH Dini sebagai program kampung tematik yang diselengarakan setiap tahun.

"Ini kita sedang mencari format model, bisa jadi nanti tahun 2023 kita bisa buat semacam, (bahasa) kerenya festival sastra NH Dini," katanya

Dirinya yakin acara Haul NH Dini akan booming atau viral di tahun 2023. Ia akan mengemas acara tersebut dengan berbagai kegiatan tidak hanya sekedar doa dan sarasehan.

"Dikemas lebih menarik, syukur-syukur putra beliau hadir di sini sehingga acaranya lebih komplek lagi," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved