Berita Tegal

Minimarket Ritel Modern Harus Bantu Pasarkan Produk UMKM di Kabupaten Tegal 

Pembangunan minimarket berkonsep ritel moden diharapkan bantu pemasaran produk UMKM.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
Dok. Humas Pemkab Tegal
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal, Suspriyanti, meninjau kelengkapan toko saat peresmian pembukaan minimarket D’Mart di Desa Dukuhlo, Kecamatan Lebaksiu belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Selain untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi, pembangunan minimarket berkonsep ritel moden diharapkan mampu membantu pemasaran produk UMKM lokal. 

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal, Suspriyanti, saat meresmikan pembukaan minimarket D’Mart di Desa Dukuhlo, Kecamatan Lebaksiu belum lama ini. 

Suspriyanti mengungkapkan, minimarket yang dibangun dari dana desa dan dikelola oleh badan usaha milik desa (BUMDes) Gema Berkah ini, diminta tidak sekadar menjual produk pabrikan semata. 

Keberadaannya diharapkan juga mampu menjual dan mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama dari pelaku usaha yang berlokasi di sekitarnya.

"Saya menyambut baik kehadiran minimarket ini sebagai representasi pertumbuhan ekonomi di Desa Dukuhlo, dan semoga berkahnya tidak hanya untuk masyarakat Desa Dukuhlo tapi untuk masyarakat lainnya juga,” kata Suspriyanti, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (4/12/2022). 

Suspriyanti pun berharap, D’Mart bisa menjadi mitra usaha yang saling menguntungkan bagi pelaku UMKM. 

Sehingga seiring berkembangnya UMKM setelah dibantu pemasarannya oleh D’Mart, maka pelaku UMKM tersebut akan berbelanja barang-barang kebutuhannya, termasuk bahan baku produksi dari D’Mart yang menjadi mitranya.

Lebih lanjut, guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usahanya, selain faktor kelengkapan barang yang dijual dan harganya yang bersaing, minimarket ini juga harus dikelola profesional seperti menjual produk halal dan tidak kedaluwarsa untuk makanan maupun minuman, serta menawarkan kemudahan pembayaran nontunai, baik e-money maupun QRIS.

“Selain itu, pelayanan yang cekatan dan ramah dari petugas kasir juga sangat mempengaruhi imej toko ini. Ada kesan yang akan selalu diingat konsumen dan membuatnya mau datang lagi ke sini,” pesannya. 

Menutup sambutannya, Suspriyanti menekankan perlunya BUMDes Gema Berkah ini memiliki status badan hukum sebagai legal standing untuk memudahkan bekerja sama dengan pihak lain.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Dukuhlo, Kusnadi, menuturkan salah satu inovasi pemasaran D’Mart adalah layanan pesan antar. 

Dimana konsumen dapat memesan barang melalui pesan percakapan WhatsApp.

“Kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik dengan membuka layanan pesan antar ke rumah konsumen. Jadi kalau mau beli tinggal buat daftar pesanan lewat WA (whatsapp), lalu kita antar ke rumahnya,” jelas Kusnadi.

Kedepan, pihaknya berencana melebarkan sayap bisnisnya dengan menjual kebutuhan pertanian seperti pupuk, obat tanaman, dan perlengkapan pertanian lainnya, mengingat hampir 50 persen warganya berprofesi sebagai petani. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved