Berita Banyumas

Banyumas Bersiap Berlakukan E-Parkir, Transaksi Dilakukan Secara Cashless Melalui Barcode

Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas melakukan sosialisasi rencana penerapan E-Parkir di Wilayah Kabupaten Banyumas

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Suasana Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas saat melakukan sosialisasi rencana penerapan E-Parkir di Wilayah Kabupaten Banyumas, Rabu (7/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas melakukan sosialisasi rencana penerapan E-Parkir di Wilayah Kabupaten Banyumas, Rabu (7/12/2022).

Bertempat di Ballroom Hotel Meotel Purwokerto Dinas Perhubungan mengumpulkan sejumlah pengusaha parkir di Banyumas.

Asisten Administrasi Umum (ASMIN) Setda Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan rencana penerapan E-parkir adalah sebagai upaya peningkatan pendapan asli daerah (PAD) dan mengurangi kebocoran dari sektor parkir.

Adapun penerapan E-parkir direncanakan baru akan diterapkan pada pertengahan 2023.

Baca juga: Cek Tol Semarang-Demak, Ganjar Pranowo: Kita Pastikan Saat Nataru Siap

Cukup Berjalan Kaki 2 Menit Ampuh Atasi Kadar Gula Darah Tinggi Kurangi Resiko Diabetes

"Pembayaran secara cashless, scan barcode pada petugas parkir atau juru parkir.

Nantinya akan terkurangi sejumlah nominal sesuai di perda, misalkan motor Rp 2.000.

Dalam aplikasi itu nantinya akan langsung membagi ke masing-masing seperti ke pengelola, pemda, aplikator, dan jukir itu sendiri," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

Para juru parkir sendiri nantinya tidak akan memegang uang cash lagi dan uang parkir akan masuk ke rekening masing-masing.

Agus mengatakan Target PAD dari parkir di Banyumas sendiri saat ini bisa mencapai Rp2 miliar.

"Jukir nanti tidak pegang uang cash lagi tapi uang akan masuk ke ATM masing-masing.

Daerah yang sudah melakukan seperti di Semarang dan Solo," katanya.

Ia mengatakan dengan adanya pemberlakukan E-parkir diperkirakan bakal ada kenaikan untuk PAD mencapai 200 persen.

"Kendalanya saat ini harus ada sosialiasi ke jukir dan masyarakat terlebih dahulu.

Tapi hal itu tidak akan sulit karena contohnya penerapan e-tiket pada Bus Trans Banyumas juga merubah kebiasaan masyarakat," imbuhnya.

Agus mengatakan awal tahun sebagai masa persiapan dan masih diperbolehkan masyarakat yang melakukan parkir secara cash. (jti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved