Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Metode kreatif Meningkatkan Kemampuan Belajar Matematika Bilangan Bulat

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran penting yang diberikan di sekolah serta memegang peranan vital.

Tayang:
Editor: galih permadi
IST
Murtono, S.Pd., SDN Kedawung 01 Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang 

Oleh: Murtono, S.Pd., SDN Kedawung 01 Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran penting yang diberikan di sekolah serta memegang peranan vital. Matematika menjadi mata pelajaran yang mempunyai peran cukup besar dalam kehidupan manusia terkhusus dalam dunia pendidikan. Matematika merupakan mata pelajaran yang diajarkan pada semua jenjang pendidikan termasuk tingkat sekolah dasar atau SD. Matematika berperan untuk membantu peserta didik agar memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah dengan kritis, cermat, efektif, dan efesien.

Matematika juga mencakup pengetahuan manusia tentang berbagai kehidupan sosial yang terkait dengan perhitungan. Mata pelajaran matematika  di sekolah bagi sebagian besar anak didik adalah mata pelajaran yang kurang disenangi bahkan terkesan menjadi momok yang mengerikan. Pada pembelajaran matematika terdapat praktik – praktik berhitunh yang dapat meningkatkan kreativitas anak didik. Akan tetapi, proses pembelajaran seperti ini mendatangkan kebosanan bagi anak didik. Guru perlu mengkaji dalam pelaksanaan pembelajaran matematika. Proses pembelajaran perlu disajikan dengan media yang menarik agar menjadi magnet tersendiri bagi anak didik. Akan tetapi, beberapa anak didik masih menganggap mata pelajaran matematika sebagai mata pelajaran yang cukup sukar dan tidak menyenangkan seperti yang terjadi di SDN Kedawung 01 Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar atau penilaian matematika yang masih di bawah koridor ketuntasan. Ada sebagian anak didik yang pasif dan malu-malu ketika mau bertanya terhadap materi yang belum dipahami, bahkan tersisih dari kelasnya.

Pada permasalahan yang muncul ini, guru perlu hadir sebagai pendidik yang mengayomi. Guru harus menghadirkan strategi pembelajaran yang tepat dan interaktif. Hamdani (2014:83) menjabarkan bahwa strategi pembelajaran interaktif atau Interactive learning merujuk pada bentuk diskusi dan saling berbagi akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memberikan reaksi terhadap gagasan, pengalaman, pandangan, dan pengetahuan guru atau kelompok, serta mencoba mencari alternative dalam berpikir. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak didik dan hasil belajar terutama dalam pembelajaran matematika kelas lima SDN Kedawung 01 Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang materi tentang pengerjaan operasi hitung campuran bilangan bulat. Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat anak didik terlatih untuk mampu menciptakan sesuatu dengan hasil karya sendiri yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan anak didik.

Adapun langkah pembelajaran yang dilakukan adalah pertama, guru memotivasi anak didik dan menggali pengetahuan yang dimiliki sebelumnya dengan konsep yang akan dipelajari berupa pemberian apersepsi. Guru memberikan penjelasan terlebih dahulu agar anak didik mudah mengerti dengan model alat yang akan dibuat untuk mengetahui tentang Pengerjaan Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat. Guru meminta anak didik untuk mendiskusikan dengan teman sekelompok. Guru meminta wakil tiap kelompok untuk maju dan mendemonstrasikan di depan kelas tentang pengerjaan operasi hitung campuran bilangan bulat. Kegiatan akhir, guru memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi anak didik.

Guru mengajak anak didik bersama-sama menyimpulkan hasil dari kegiatan yang dilakukan. Strategi belajar kreatif ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang mampu mengantarkan anak didik berpikir, bertindak, dan mempertahankan hidup secara kreatif. Keterampilan berpikir, bertindak, dan menjalani hidup sangat diperlukan anak didik dalam kehidupan. Penerapan strategi pembelajaran kreatif ternyata sangat mempengaruhi proses pembelajaran anak didik. Anak didik sangat antusias mengikuti proses pembelajaran. Hasil belajar anak didik juga mengalami peningkatan secara signifikan dan dapat melewati kriteria ketuntasan minimal.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved