Andreas Pandiangan: Bawaslu Jangan Tanggung Beri Masukan untuk Netral

Andreas Pandiangan selaku terundang narasumber yang juga sebagai pegiat pemilu ikut menyoroti beberapa hal terkait kepemiluan dewasa ini.

Editor: rustam aji
dok. Bawaslu Kota Semarang
Akademisi Unika Seogijapranata, Andreas Pandiangan, menyampaikan Bawaslu untuk tidak tanggung dalam memberikan masukan untuk netral dalam proses demokrasi, Jumat (9/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Akademisi Unika Seogijapranata, Andreas Pandiangan, menyampaikan Bawaslu untuk tidak tanggung dalam memberikan masukan untuk netral dalam proses demokrasi.

Hal itu disampaikan pada kegiatan Strategi Pengawasan Dalam Tahapan Pemilu 2024 di Kota Semarang, Jumat (09/12/2022) di salah satu ballroom hotel Siliwangi Semarang.

Dalam kegiatan ini melibatkan unsur pengawas kecamatan dan beberapa ogranisasi masyarakat di Kota Semarang. Selain itu, hadir untuk membuka acara Lianasari Kordiv SDM & Organisasi Bawaslu Kota Semarang beserta Nining Susanti Kordiv Pencegahan, Parmas, Humas dan Sutoto Rahmat selaku Kepala Sekretariat.

Andreas Pandiangan selaku terundang narasumber yang juga sebagai pegiat pemilu ikut menyoroti beberapa hal terkait kepemiluan dewasa ini. Pihaknya meminta bahwa Bawaslu Kota Semarang wajib mengumumkan temuan – temuan dalam pengawasan walau tidak berlanjut dalam proses gakkumdu.

Baginya hal tersebut akan memantik semangat warga untuk berani melapor dan menjadi saksi saat ada praktek pelanggaran pemilu yang terjadi. Selain itu dia juga menambahkan bahwa sebuah keharusan adanya keterbukaan dimana catatan temuan merupakan informasi setiap saat yang bisa diketahui publik sesuai porsinya.

“Bawaslu jangan tanggung tanggung dalam memberikan masukan kepada KPU dalam melakukan rekrutmen jajaran ad hoc dapat mempertanggungjawabkan netralitas nya, bawaslu wajib cermat,” tegas Andreas.

Pihaknya menjelaskan ukuran keberhasilan demokrasi juga dimulai jajaran penyelenggara yang memiliki ke netralitasan, oleh karenanya saat ini KPU sedang melakukan seleksi PPK diharapkan Bawaslu cermat dalam mengawasi.

Sementara itu, Kordiv SDM & Organisasi Bawaslu Kota Semarang, Lianasari, dalam sambutannya berpesan kepada pengawas kecamatan untuk memiliki integritas dalam bekerja sebagai pengawas. Tahapan yang akan berlangsung cukup panjang ini menuntut jajaran pengawas bekerja cerdas dan profesional.

“Kita ini adalah batman atau superman masa kini, si superhero penegak keadilan dan kemartabatan demokrasi bangsa melalui pengawasan pemilu,”ungkap Lianasari selaku koordinator SDM & Organisasi. (rilis)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved