Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Piala Dunia 2022

Prediksi Kroasia vs Brasil di Piala Dunia, Pelatih Tite Percaya Diri Tim Samba Menang

Prediksi Kroasia vs Brasil lebih mengunggulkan tim samba untuk lolos ke semifinal.

Tayang:
Editor: rival al manaf
AFP/MANAN VATSYAYANA
Penyerang Timnas Brasil, #20 Vinicius Junior (kedua kiri) melakukan selebrasi bersama rekan-rekan setimnya, penyerang Timnas Brasil, #11 Raphinha (kiri), gelandang Timnas Brasil, #07 Lucas Paqueta (kedua kanan), dan penyerang Timnas Brasil, #10 Neymar (kanan) usai mencetak gol pertama timnya dalam laga sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar antara Brasil melawan Korea Selatan di Stadion 974, di Doha, Qatar, Senin (5/12/2022) waktu setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, QATAR - Prediksi Kroasia vs Brasil lebih mengunggulkan tim samba untuk lolos ke semifinal.

Hal itu juga diamini pelatih Brasil, Tite yang juga sangat percaya diri sebelum laga ini.

Pelatih timnas Brasil, Tite, menerangkan bahwa anak asuhnya bakal terus melanjutkan tradisi menarinya selama mentas di Piala Dunia 2022.

Baca juga: Kalimat Perpisahan Eden Hazard, Pensiun Seusai Belgia Tersingkir di Piala Dunia 2022

Baca juga: Luis Enrique Korban Timnas Maroko di Piala Dunia 2022, Resmi Dipecat Spanyol

Apalagi Neymar dan kolega akan beraksi di laga Kroasia vs Brasil pada babak perempat final Piala Dunia 2022, Jumat (9/12/2022).

Tarian anak asuh Tite sempat mendapat kritikan dari eks pemain Manchester United, Roy Keane.

Di mana Keane menerangkan selebrasi tarian dari tim samba saat menang atas Korea di babak 16 besar kurang sopan.

Menanggapi kritikan Keane, Tite dengan santai menerangkan bahwa pasukannya hanya melanjutkan tradisi sebagaimana dikutip dari thenationalnews.

"Saya sangat menyesal (soal tarian), tetapi saya tidak akan mengomentari mereka yang tidak mengetahui sejarah Brasil atau budayanya," buka Tite.

Dari situ Tite tak akan mempermasalahkan kritikan soal tarian yang diberikan oleh mantan pemain Setan Merah itu.

Dia akan terus menghormati sejarah dan budaya Brasil terlebih selama mentas di Piala Dunia edisi kali ini.

"Untuk itu, aku mengesampingkan keramaian soal itu (tarian)."

 
"Saya ingin hubungan saya dengan pekerjaan saya, orang-orang yang berhubungan dengan saya, mereka yang berhubungan dengan pekerjaan saya tetap terjaga."

"Mereka tahu betapa saya menghormati sejarah Brasil. Kepada merekalah aku memberikan hatiku. Saya menghormati budayanya," katanya menambahkan.

Pria berusia 61 tahun itu menilai selebrasi dari anak asuhnya itu bukanlah suatu sikap tidak menghormati orang lain.

"Itu (tarian) bukan tidak menghormati orang lain."

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved