Berita Banyumas
Peringatan Hari Disabilitas di Banyumas, Bupati Achmad Husein: Mereka Punya Hak Bergembira Bersama
Anak disabilitas juga ingin hidup layak sama seperti yang lain dan mempunyai hak yang sama dengan masyarakat pada umumnya, maka jangan dibedakan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemkab Banyumas bersama Special Olympics Indonesia atau SOIna menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional di Taman Apung Mas Kemambang, Minggu (11/12/2022).
Kegiatan ini dihadiri sekira 250 penyandang disabilitas dari berbagai SLB di Kabupaten Banyumas.
Pada kesempatan ini, mereka menampilkan keterampilan dan bakat seninya.
Ketua SOIna Kabupaten Banyumas, Erna Sulistyawati Husein dalam sambutannya berkata, ini tidak sekadar formalitas peringatan Hari Disabilitas Internasional.
Baca juga: Aliansi Mahasiswa Sayangkan Sikap Pemkab Banyumas, Didesak Berani Tolak RKUHP
Baca juga: Tinggalkan Kostan Keadaan Pintu Tidak Dikunci, Warga Purwokerto Jadi Korban Pencurian Laptop
Namun yang lebih penting adalah memberikan ruang dan sebagai ajang mengasah minat dan bakat.
Termasuk juga sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan kegembiraan pada anak-anak
"Terima kasih kepada semua pihak, Pemkab Banyumas, Forkompinda, dan semua yang telah memfasilitasi serta mendukung anak-anak," tuturnya melalui Tribunjateng.com, Minggu (11/12/2022).
Bupati Banyumas, Achmad Husein juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara dan mengajak anak-anak untuk berbahagia bersama.
"Acara yang luar biasa dan banyak ibadahnya."
"Disabilitas memiliki hak yang sama untuk bergembira bersama semua," katanya kepada Tribunjateng.com, Minggu (11/12/2022).
Baca juga: MPR RI Ajak Mahasiswa Purwokerto Perkuat Empat Pilar Kebangsaan
Baca juga: Sales Marketing Bumbu Masak di Banyumas Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Rp 179 Juta
Ketua Panitia Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tingkat Kabupaten Banyumas, Rubimanto, yang juga Kepala SLB YAKUT C Purwokerto mengatakan, peringatan Hari Disabilitas Internasional mestinya jatuh pada 3 Desember.
"Tujuannya bahwa anak disabilitas ingin hadir dan memberikan tempat di tengah-tengah masyarakat."
"Anak disabilitas juga ingin hidup layak sama seperti yang lain dan mempunyai hak yang sama dengan masyarakat pada umumnya, maka jangan dibedakan," pesannya.
Rubimanto menambahkan, berbagai kegiatan dilaksanakan pada peringatan ini.
Mulai dari senam bersama yang menyuguhkan 4 jenis senam, ada menari, puisi hingga Hadroh.