PSIS Semarang
PSIS Semarang Masih Inkonsisten, Suporter Mulai Bersuara Sumbang, Bingung Soal Pelatih
Di lanjutan Liga 1 2022 seusai tragedi Kanjuruhan, PSIS Semarang juga masih belum kunjung tampil konsisten
Secara kualitas tentu Carlos Fortes lebih menjanjikan ketimbang Wellington Petinha.
Apalagi Carlos Fortes sudah teruji di Liga 1 bersama Arema FC.
Berbanding terbalik dengan Wellington Petinha yang belum pernah menjajal Liga 1 sama sekali.
Wellington Petinha lebih sering menghabiskan kariernya di Liga Bahrain.
Dilansir TribunWow.com dari transfermarkt.com pada Selasa (20/12/2022), statistik Wellington Petinha dan Ryo Fujii dapat diketahui.
Kolase foto dua calon pemain seleksi PSIS Semarang di Liga 1 2022, Wellington Petinha (kiri) dan Ryo Fujii (kanan). (Instagram @wellingtonpetinha, tangkapan layar Instagram @kayafc)
Selama berkarier di Liga Bahrain, Wellington Pethinha juga tidak tajam layaknya ujung tombak.
Terbukti, Wellington Petinha hanya mengemas 19 gol dan 8 asisst dalam 79 pertandingannya di empat klub berbeda.
Statistik Wellington Petinha
Sirens FC: 39 pertandingan, 8 gol, 5 assist, 2 kartu kuning, 2.890 menit bermain
Tarxien Rainbows: 29 pertandingan, 10 gol, 2 assist, 1 kartu kuning, 1.690 menit bermain
Begitu juga Ryo Fujii yang memiliki skill biasa-biasa saja jika dibandingkan dengan Jonathan Cantillana.
Ryo Fujii merupakan gelandang tengah bertipe penghancur serangan lawan, sedangkan Jonathan Cantillana pengatur serangan PSIS Semarang.
Selama membela tiga klub berbeda, Ryo Fujii hanya bisa mengoleksi 5 gol dan 7 assist dalam 102 pertandingannya.
Statistik Ryo Fujii
Los Angeles Galaxy II: 58 pertandingan, 4 gol, 2 assist, 8 kartu kuning, 2.879 menit bermain