PSIS Semarang
Apa yang Salah? PSIS Semarang Gagal Akhiri Putaran Pertama Kompetisi dengan Happy Ending
SIS Semarang gagal mengakhiri putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023 dengan happy ending
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - PSIS Semarang gagal mengakhiri putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023 dengan happy ending.
Sebaliknya. di laga terakhir, Mahesa Jenar takluk dengan skor telak.
Menjamu Bali United di Stadion Manahan Solo, Kamis (22/12/2022). PSIS Kalah 0-3.
Tiga gol Bali United dicatatkan M Rahmat pada menit ke 13, dan menit 19, dan Privat Mbarga pada menit ke 60.
Hasil ini membuat PSIS sementara tertahan di posisi 10 klasemen sementara.
Baca juga: Jebol Gawang PSIS Semarang dengan 3 Gol Tanpa Balas, Pelatih Bali United: Tidak Mudah
• Soal Performa PSIS Semarang di Liga 1, Ian Gillan: Di Ruang Ganti Kami Pasti Ada Masalah
Secara keseluruhan, PSIS dalam enam laga pasca kompetisi dilanjutkan kembali sejak 5 Desember lalu, mencatatkan tiga kemenangan dan tiga kekalahan.
Headcoach PSIS, Ian Andrew Gillan menyebut kekalahan telak ini cukup mengecewakan.
Faktor fisik cukup berpengaruh sebab fisik para pemain telah terkuras karena harus melalui enam pertandingan sejak kompetisi dilanjutkan kembali.
"Kami kecewa dengan kekalahan ini. Masalah fisik jadi kendala, dan kami harus memainkan enam laga dalam 18 hari," kata Ian.
Faktor cedera pemain juga menjadi faktor kekuatan PSIS jadi berkurang. Kompetisi dengan format bubble membuat PSIS kehilangan beberapa pemain karena mengalami cedera antara lain Wahyu Prasetya, Hari Nur Yulianto, dan Alfeandra Dewangga Santosa.
Bahkan pada laga kontra Bali United, PSIS terpaksa memainkan Taufik Hidayat yaNg sebenarnya berposisi sebagai bek sayap ditunjuk turun sebagai bek tengah sebab tak ada pilihan lain.
"Kami akan lakukan evaluasi untuk putaran kedua yang akan dilanjutkan Januari. Kami akan libur dulu. Pemain akan istirahat. Mereka kami harap bisa lebih fresh," jelasnya.
Hal yang sama diungkapkan gelandang PSIS Reza Irfana.
"Kami sebagai pemain kecewa atas hasil ini. Tapi kami sudah kerja keras. Kami akan fokus untuk menyiapkan putaran kedua nanti," ungkap jebolan akademi Bali United U-20 tersebut.
Dalam jalannya pertandingan, Bali United yang bertindak sebagai tim tamu mengambil inisiatif serangan sejak menit awal.