Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Pembelajaran Bentuk Aljabar dengan Kartu Domino

Pembelajaran matematika merupakan salah satu pembelajaran  yang  sangat esensial dan wajib diberikan  di semua jenjang pendidikan di Indonesia.

Tayang:
Editor: galih permadi
IST
SRI HANDAYANI, S. Pd., GURU MATEMATIKA SMP NEGERI 2 PAKIS, KAB. MAGELANG 

Oleh: SRI HANDAYANI, S. Pd., GURU MATEMATIKA SMP NEGERI 2 PAKIS, KAB. MAGELANG

Pembelajaran matematika merupakan salah satu pembelajaran  yang  sangat esensial dan wajib diberikan  di semua jenjang pendidikan di Indonesia. Mempelajari matematika yaitu belajar tentang konsep-konsep yang sifatnya abstrak, seperti belajar kalkulus, logika, geometri, dan lain-lain. Matematika juga dapat diartikan sebagai ilmu sarana berpikir yang meliputi penalaran logika, bilangan, kalkulus, dan fakta-fakta kuantitatif yang terorganisir secara sistematik (Safriana dkk, 2014)

Salah satu materi matematika yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Pakis adalah materi bentuk aljabar.. Materi bentuk aljabar merupakan materi yang bersifat abstrak, dan penulis menyadari bahwa tentu saja tidak mudah bagi peserta didik SMP  untuk memahaminya, sehingga kenyataannya peserta didik cenderung masih kesulitan untuk mempelajari materi tersebut.

Untuk memudahkan pemahaman peserta didik dalam menyampaikan konsep dasar bentuk aljabar dan agar pembelajaran matematika menjadi efektif, efisien serta menyenangkan penulis akan menggunakan media pembelajaran  yang sesuai  dengan pemahaman peserta didik. Seperti  pendapat Munadi (2010:7) media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukkan proses belajar secara efisien dan efektif.

Penulis memilih media permainan yaitu permainan kartu domino sebagai media pembelajaran untuk materi bentuk aljabar. Peserta didik mendesain permainan sendiri , mulai dari membuat soal dan jawaban serta menuliskannya pada kertas. Setelah penulisan soal dan jawaban selesai, maka permainan bisa dilakukan.  Berikut adalah langkah-langkah permainan kartu domino bentuk aljabar:

Pertama, Permainan dilakukan minimal  2 orang dan masimal 5 orang. Tentukan siapa yang menjadi pemain ke-1, ke-2 dan seterusnya dengan cara diundi , kemudian pemain duduk melingkar dan berurutan. Kedua,  Pemain ke-1 mengocok kartu kemudian membagi ke semua pemain masing-masing 5 kartu dengan posisi kartu tertutup Sisa kartu  ditutup dan diletakkan di tengah-tengah pemain sebagai cangkulan dan salah satu kartu dibuka sebagai kartu pembuka . Semua pemain memperhatikan kartu pembuka dan secara bergiliran menaruh kartu yang sesuai dengan kartu pembuka. Semua pemain memperhatikan kartu yang ditaruh temannya sudah benar apa belum. Jika sudah benar maka giliran pemain berikutnya menaruh kartu yang sesuai di sisi kartu yang ujung. Jika pada gilirannya pemain tidak mempunyai kartu yang cocok maka harus mencangkul satu kartu pada sisa kartu  yang diletakkan di tengah, jika sesuai maka dipasangkan pada salah satu ujung kartu pembuka. Jika tidak sesuai  maka pemain tidak diperkenankan menaruh langsung kartu dan akan mendapat giliran pada putaran selanjutnya,  dilanjutkan giliran pemain berikutnya. Permainan itu berlanjut beberapa putaran dan semua pemain mempunyai kesempatan yang sama dalam menaruh kartunya. Permainan selesai jika salah satu pemain atau lebih kartunya sudah habis. Permainan dimenangkan oleh peain yang kartunya habis pertama kali dan pemain yang kalah adalah yang  habisnya terakhir.

Penulis menyimpulkan bahwa permainan kartu domino bentuk aljabar ini menjadi alternatif media pembelajan matematika disaat peserta didik merasa jenuh. Peserta didik dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar karena mereka belajar sambil bermain, sehingga merasa senang, tidak tertekan dan mudah memahami materi. Dengan media permainan kartu domino ini juga dapat mengubah pola pikir peserta didik yang beranggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit. Dengan media kartu domino ini, ternyata dapat meningkatkan  hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Pakis

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved