Banjir Pekalongan
Banjir Pekalongan 2022, 623 Warga Kota Pekalongan Mengungsi
Banjir yang terjadi di Kota Pekalongan, membuat ratusan orang mengungsi.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Banjir yang terjadi di Kota Pekalongan, membuat ratusan orang mengungsi.
Berdasarkan data dari BPBD Kota Pekalongan, pada pukul 17.00 WIB, Sabtu (31/12/2022), sebanyak 623 orang mengungsi di 11 titik yang tersebar di wilayah Kota Batik.
"Semua kecamatan di Kota Pekalongan terdampak banjir semua, ketinggian airnya bervariatif dari 10-70 centimeter," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha.
Menurutnya, wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Pekalongan Utara diantaranya, Kelurahan Kandang Panjang (ketinggian air dari 10-25 cm), Kelurahan Panjang Wetan (15-30 cm), Kelurahan Degayu (20-40 cm), Kelurahan Padukuhan Kraton (20-50 cm), Kelurahan Krapyak (15-30 cm) dan Kelurahan Bandengan (20-40 cm).
Lalu di Kecamatan Barat, meliputi Kelurahan Tirto dan Kelurahan Pasirkratonkramat (ketinggian air mencapai 20-60 cm), Kelurahan Bendan Kergon (10-30 cm), dan Kelurahan Pringrejo (10-30 cm).
"Kecamatan Pekalongan Timur meliputi, Kelurahan Klego ketinggian air kurang-lebih (10-40cm), Kelurahan Poncol (10-30 cm), Kelurahan Nayontaansari (10-25 cm), dan Kelurahan Kalibaros (10-20 cm). Kecamatan Pekalongan Selatan di antaranya, Banyurip ketinggian airnya mencapai (20-30 cm ) dan Buaran Kradenan (10-20 cm)," ujarnya.
Adapun lokasi pengungsian bagi warga terdampak banjir di antaranya sebagai berikut :
1. Aula Kecamatan Barat : 295 jiwa
2. TPQ Alhikmah Tirto : 50 jiwa
3. Masjid Al Ikhlas Tirto : 5 Jiwa
4. Aula Kecamatan Timur : 11 Jiwa
5. Arrobitoh Klego, : 47 jiwa
6. SDN Klego 4 : 6 jiwa
7. Musala Al Islah Poncol : 5 jiwa
8. Musala Bani Ilyas Poncol : 6 Jiwa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kondisi-banjir-pekalongan2.jpg)