Guru Berkarya
Media Gambar Tingkatkan Kemampuan Menulis Siswa
Menulis merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan keinginan dan mengekspresikan diri.
Oleh: Soleha, S.Pd., Guru Kelas I SDN 2 Cepogo Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara
Menulis merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan keinginan dan mengekspresikan diri. Dimana dalam menulis ini diperlukan suatu penyatuan berbagai macam kemampuan yang sangat dipengaruhi oleh kemampuan kognitif. Oleh sebab itu pembelajaran menulis permulaan sangat penting diajarkan di sekolah dasar agar anak-anak dapat terlibat kegiatan baca tulis. Hal tersebut merupakan kemampuan dasar menulis yang dapat menentukan murid sekolah dasar dalam menulis lanjut pada kelas berikutnya. Tanpa memiliki kemampuan menulis yang memadai sejak dini, anak akan mengalami kesulitan belajar pada masa selanjutnya. Kesulitan siswa dalam menulis juga terjadi di kelas I SDN 2 Cepogo . Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru di kelas I SDN 2 Cepogo semester 1 tahun pelajaran 2022/2023, terdapat beberapa siswa yang kemampuan menulisnya tergolong rendah. Siswa belum mampu menulis dengan benar, masih kurang lengkap dalam menuliskan huruf dalam merangkai kata dan kalimat.
Kurangnya kemampuan menulis siswa disebabkan karena kurangnya siswa dalam latihan menulis. Siswa merasa bosan ketika melakukan pembelajaran menulis. Banyak siswa yang menyatakan capek setiap kali ditugasi untuk menulis. Hal tersebut apabila dibiarkan berlarut-larut akan menyebabkan siswa menjadi malas dan tidak termotivasi untuk meningkatkan kemampuan menulisnya Untuk itu penggunaan media pembelajaran yang menarik bagi siswa sangat diperlukan, sehingga anak tidak bosan ketika pembelajaran. Dalam hal ini peran guru sangat penting sekali tidak hanya mengajarkan prinsip-prinsip menulis tetapi juga mengajarkan bagaimana cara menulis yang menyenangkan sehingga siswa tertarik untuk menulis. Menindaklanjuti permasalahan yang dihadapi tersebut, sehingga perlu adanya metode dan media pembelajaran yang menarik yang dibutuhkan siswa dalam pembelajaran di kelas.
Menurut Hamalik (1994:23) "Media gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual kedalam bentuk 2 dimensi sebagai curahan ataupun pikiran yang bermacam-macam seperti lukisan, potret, slide, film, strip, opaque proyektor". Ada berbagai macam alat peraga visual yang secara efektif dapat digunakan oleh para guru di dalam kelas. Media gambar membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengajaran di sekolah. Sehingga tidak saja pembelajaran menjadi lebih konkrit tetapi anak-anak akan lebih mudah memahami materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru.
Pada awal pembelajaran yang dilakukan kurang berhasil karena dilihat dari hasil belajar yang diperoleh siswa. Hal ini dipengaruhi karena guru kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Pada pertemuan selanjutnya siswa sudah secara aktif dapat mengikuti pembelajaran, siswa sudah dapat menguasai huruf-huruf yang diajarkan guru, siswa sudah terbiasa dalam mengerjakan tugas menggunakan media gambar sebagai media pembelajaran. Siswa lebih mudah mengingat informasi yang diperoleh dan tidak mudah dilupa. Memperhatikan peningkatan penguasaan materi menulis kata melalui penerapan media gambar yang meningkat meningkat secara bertahap, sehingga sangat perlu dilakukan pemberian tugas yang dibentuk dengan pembiasaan yang dilakukan dan latihan terus-menerus.
Peningkatan kemampuan siswa dalam menulis dengan menerapkan media gambar ini ditunjukkan dengan kemampuan siswa dalam menganalisa gambar yang disajikan. Motivasi siswa dalam proses belajar juga tumbuh dari minat belajar siswa dengan media yang disediakan guru. Peran guru dalam memberikan pengarahan pengarahan kepada siswa dan penerapan media gambar sangat berpengaruh besar bagi peningkatan penguasaan materi menulis kata. Selama melakukan kegiatan pembelajaran pada awal kegiatan memang terdapat siswa yang pemahamannya dalam menganalisa gambar dan menulis kata kurang baik, namun berkat dorongan motivasi dan bimbingan secara berkala selama melaksanakan pembelajaran serta keuletan dari siswa dalam belajar sehingga mereka dapat menyelesaikan tugas yang diberikan guru dengan hasil yang memuaskan mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Soleha-SPd-Guru-Kelas-I-SDN-2-Cepogo-Kecamatan-Kembang-Kabupaten-Jepara_1.jpg)