Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Perempuan Penjual Teh di Bangkalan Dikeroyok Hingga Nyaris Telanjang

Sekelompok orang melakukan pengeroyokan terhadap perempuan penjual teh keliling hingga nyaris telanjang di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Editor: raka f pujangga
Sripoku
Ilustrasi pengeroyokan anggota TNI 

TRIBUNJATENG.COM, BANGKALAN - Sekelompok orang melakukan pengeroyokan terhadap perempuan penjual teh keliling di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Bahkan korban mengaku nyaris ditelanjangi oleh para pelaku.

Perempuan berinsial UK (26) tersebut dikeroyok 6 perempuan dan 1 laki-laki di dekat sebuah swalayan di Desa Banyuajuh, Kecamatan Bangkalan.

Baca juga: Berawal dari Pesta Miras dan Saling Tatap, Pemuda di Solo Ini Lakukan Pengeroyokan 

Aksi pengeroyokan tersebut terekam dalam sebuah video dan menyebar ke beberapa grup WhatsApp.

Korban pengeroyokan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bangkalan dan memberikan keterangan pada polisi, Rabu (3/1/2023).

Menurut pengakuan UK, pengeroyokan terjadi pada 1 Januari 2023 pukul 13.00 WIB. 

Kepala Kepolisian Resor Bangkalan, Ajun Komisaris Besar Polisi Wiwit Ari Wibisono membenarkan laporan tersebut.

Polisi juga telah menerima rekaman video pengeroyokan. Menurut Wiwit, korban berasal dari Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

"Korban merasa terancam dengan kedatangan laki-laki dan perempuan tersebut, kemudian menghindar. Namun korban masih dikejar dan dianiaya bersama-sama," terang Wiwit melalui telepon, Rabu (4/1/2023). 

Baca juga: 16 Pelaku Pengeroyokan di Blora Diringkus, 4 Masih Anak-anak

Wiwit menambahkan, para pelaku yang terekam dalam video penganiayaan itu, sudah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Polisi masih mendalami motif dari pengeroyokan tersebut.

"Semuanya yang kami panggil statusnya masih sebagai saksi. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan lebih lanjut," ujarnya. 

Dalam rekaman video yang beredar, korban didatangi kurang lebih 7 orang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

Pertama, para pelaku menarik baju korban, namun korban masih melawan.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menyeret korban. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved