Berita Video
Video Keren, Petani Sragen Budidayakan 8 Varietas Anggur Panen Perdana 200 Kilogram
Panen perdananya dilakukan dua pekan lalu atau Desember 2022 di kebun miliknya di Dukuh Tegalrejo, Desa Mojodoyong, Kecamatan Kedawung, Sragen.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Tim Video Editor
Jauh sebelum menanam anggur, Eko awalnya berjualan tanaman, lalu tertarik dengan anggur.
Lantas dirinya bergabung dengan Asosiasi Pembudidaya Anggur Sukowati (Apasi).
Dari situlah dirinya lanjut mencoba menanam anggur.
Saat panen perdana, per pohon bisa menghasilkan 3 kilogram.
Namun seiring usia tanaman, Eko akan semakin banyak produktivitasnya.
"Panen perdana kami jual rata-rata Rp 50 ribu per kilogram."
"Sebenarnya bisa capai Rp 75 ribu per kilogram."
"Tapi buat awal-awal pengenalan ke masyarakat, jadi Rp 50 ribu," kata Eko.
Baca juga: Lahan Eks Pasar Nglangon Sragen Bakal Jadi Sentra Batik, Pendestrian Dikonsep Ala Malioboro
Dijual Via Grup Facebook
Eko pun sempat kewalahan dengan permintaan anggurnya.
Panen pertama, dirinya tidak sempat jual keluar, namun pembeli datang langsung ke kebunnya dan panen sendiri.
"Kemarin nggak sampai jual keluar."
"Cuma saya posting di grup WhatsApp dan Facebook antusias luar biasa."
"Mayoritas beli online dan hanya beberapa hari saja sudah habis, sampai kurang-kurang," jelasnya.