PSIS Semarang

Extreme Boys Sajikan Warna Berbeda Dalam Mendukung PSIS Semarang

Extreme Boys mendeklarasikan diri sebagai salah satu kelompok suporter PSIS Semarang.

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Extreme Boys resmi deklarasikan diri sebagai kelompok suporter anyar PSIS Semarang. Deklarasi dilangsungkan di Gedung GRIS Pedurungan Semarang, Minggu (8/1/2023) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Extreme Boys resmi mendeklarasikan diri sebagai salah satu kelompok suporter PSIS Semarang.

Deklarasi yang diikuti seluruh anggota Extreme Boys tersebut berlangsung di Gedung GRIS Pedurungan Semarang, Minggu (8/1/2023) siang.

Extreme Boys mengusung tema "New Hope,  New Change, New Future" dalam peresmiannya.

Pembina Extreme Boys, Donny Kurniawan menjelaskan, lahirnya Extreme Boys berawal dari komunitas kecil yang berdiri pada 2 Maret 2018 silam.

Beraliran Ultras, Extreme Boys mendapat tempat tersendiri bagi beberapa kalangan pecinta sepakbola khususnya PSIS di Semarang karena memiliki warna tersendiri dalam memberikan dukungan dan motivasi bagi penggawa Mahesa Jenar.

Extreme Boys resmi deklarasikan diri sebagai kelompok suporter anyar PSIS Semarang. Deklarasi dilangsungkan di Gedung GRIS Pedurungan Semarang, Minggu (8/1/2023) siang.
Extreme Boys resmi deklarasikan diri sebagai kelompok suporter anyar PSIS Semarang. Deklarasi dilangsungkan di Gedung GRIS Pedurungan Semarang, Minggu (8/1/2023) siang. (Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra)

Komunitas Extreme Boys terus berkembang hingga memutuskan untuk mendeklarasikan diri sebagai kelompok suporter PSIS.

Extreme Boys juga memiliki kelompok suporter wanita bernama Ragazza Extreme Boys.

"Kita berawal dari komunitas, kemudian semakin banyak peminatnya, berjalannya waktu kita juga punya suporter perempuan bernama Ragazza Extreme Boys, kita juga punya tim kelompok umur di Kota Semarang yang di Kota Semarang sendiri sudah cukup diperhitungkan," kata Donny saat ditemui di sela deklarasi Extreme Boys, Minggu siang.

Donny melanjutkan, kehadiran Extreme Boys juga bisa berkolaborasi dengan kelompok suporter terdahulu seperti Panser Biru, dan Snex dalam mendukung PSIS Semarang.

"Kita mendirikan Extreme Boys tidak bermaksud untuk persaingan dengan pendahulu kami yaitu Panser Biru dan Snex. Kita ingin bersinergi dengan mereka agar kita bisa membesarkan PSIS lebih besar lagi. Saling mendukung dan saling support," ungkap Donny.

Extreme Boys resmi deklarasikan diri sebagai kelompok suporter anyar PSIS Semarang. Deklarasi dilangsungkan di Gedung GRIS Pedurungan Semarang, Minggu (8/1/2023) siang.
Extreme Boys resmi deklarasikan diri sebagai kelompok suporter anyar PSIS Semarang. Deklarasi dilangsungkan di Gedung GRIS Pedurungan Semarang, Minggu (8/1/2023) siang. (Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra)

Kelompok suporter yang juga mengusung tagline Terror Warrior tersebut kata Donny memiliki warna tersendiri yakni mendukung dengan full chant 2x45 menit. 

Terdekat, Extreme Boys akan secara perdana hadir di tribun timur sisi utara mendukung PSIS dalam laga kontra Bhayangkara FC di Stadion Jatidiri Semarang, Senin (9/1).

"Kita besok perdana mendukung PSIS melawan Bhayangkara FC, kita siapkan full chant. Kita belum bisa siapkan koreo karena persiapannya terbentur dengan agenda deklarasi hari ini," ungkap Donny.

"Kita bernyanyi 2x45 menit sesuai kultur ultras, bernyanyi dan teriakkan teror terus (psywar) kepada tim lawan dan mensupport PSIS," jelasnya. (*)

Baca juga: Komunitas Suporter Extreme Boys Bagikan Sembako Hasil Lelang Jersey Legendaris Eks PSIS Semarang

Baca juga: Extreme Boys Dan Explore PSIS Lelang Jersey Milik Kapten PSIS Era 90an

Baca juga: Bantu Warga Terdampak Virus Corona, Extreme Boys Lelang Jersey Eks Pemain PSIS Semarang Asal Liberia

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved