Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Deep Purple akan Manggung di Solo Maret Mendatang, Gibran: Menambah Pendapatan Asli Daerah

Band rock kawakan asal Inggris, Deep Purple akan manggung di Kota Solo pada 10 Maret 2023 mendatang.

Tayang:
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait gelaran konser Deep Purple, Jumat (13/1/2023) 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Band rock kawakan asal Inggris, Deep Purple akan manggung di Kota Solo pada 10 Maret 2023 mendatang.

Deep Purple akan manggung bersama Godbless di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Adanya gelaran konser Deep Purple itu pun disambut baik Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Gibran, dengan kembali digelarnya konser band internasional akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Yang jelas kami ingin event ini lancar, mendatangkan pemasukan yang baik untuk PAD kami," ucapnya, Jumat (13/01).


Selain itu, lanjut Gibran, juga mendatangkan banyak dampak positif bagi seluruh elemen yang terlibat atau multi efect.

Maka dari itu pihak Pemkot Solo bakal mengoptimalkan sisi online dan offline saat gelaran konser Deep Purple.

"Kami lihat multiplayer effectnya ya. UMKM dan semua yang terlibat di event ini. Yang jelas Kota Solo ini kan terus genjot event seperti ini. Jadi bukan hanya orang Solo saja yang menikmati ini, tapi luar Solo juga. Ya, alhamdulillah kalau ada tamu mancanegara lebih baik lagi," terangnya. 

Ke depan, ungkap Gibran, Kota Solo bukan hanya menjadi kota konser tetapi juga akan menjadi kota rekaman sejalan dengan selesainya pembangunan Lokananta pada April 2023. 

"Bukan hanya kota konser tapi kota untuk rekaman. Lokananta April nanti jadi. Kalau Sekarang lagi bangun gedung utama sama gedung rekaman. Masih lama April ya tenang wae," jelasnya.

Promotor dari dari Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi menyebut adanya konser internasional di Solo akan meningkatkan jumlah wisatawan yang hadir.

Berkaca dari Yogyakarta, ada sekitar 7 juta wisatawan dari target 2 juta mampir ke Kota Gudeg pada tahun 2022. 

"Artinya pasti akan meningkat lagi. Jadi musictourism harapannya ada 9.000 orang ke sini. Itu mereka pelaku music tourism. Mereka pasti kuliner, sewa, mobil," tandasnya. (*)

Baca juga: Tanggapi Liga 2 2022/2023 Dihentikan, CEO Persekat: No Problem dan Fokus Siapkan Diri ke Depan

Baca juga: Bacaan Doa dan Adab Makan Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Baca juga: Wali Kota Pekalongan Aaf : Pengusaha Batik Wajib Punya IPAL Komunal

Baca juga: Survei BI Sebut Optimisme Konsumen Jawa Tengah Meningkat

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved