Berita Kudus

Bantu Seberangkan Gratis, Sukirman: Saya Ingin Anak-anak Bisa Sekolah dan Ibu-ibu Berangkat Kerja

Banjir membuat seorang warga, Sukirman, tergerak hatinya untuk membantu para tetangga, anak sekolah dan ibu rumah tangga

Editor: muslimah
Tribun Jateng/Rezanda Akbar D
Sukirman saat membantu para ibu-ibu pekerja pabrik untuk menyebrangi banjir yang tinggi menggunakan kapal miliknya yang diikat oleh kapal bantuan TNI dengan kapasitas 25 orang. 

TRIBUNJATENG.COM - Banjir yang merendam akses di Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, membuat warga kesulitan untuk akses keluar masuk dukuh.

Hal ini membuat seorang warga, Sukirman, tergerak hatinya untuk membantu. Apa yang dilakukannya?

Biasanya, para warga menggunakan rakit atau perahu bikinan untuk menyeberangi banjir.

Namun perahu buatan tersebut harus menggunakan tenaga manusia atau didorong dengan manual.

Baca juga: Atasi Banjir Kudus, Bupati Hartopo Komunikasi dengan BBWS dan BPSDA Seluna

Baca juga: Arif Gemetar tak Bisa Berdiri Usai Nonton CCTV Brigadir Yosua,Telepon Atasan pun Sambil Jongkok

Untuk memudahkan warga sekitar, Sukirman membuka jasa pelayanan penyeberangan dengan gratis menggunakan perahu bermotor miliknya.

"Saya ingin bantu warga sekitar, karena aksesnya kan terendam banjir. Anak-anak atau dewasa gratis tidak dipungut biaya," ucapnya, Jumat (13/1).

Biasanya, Sukirman mulai membantu penyeberangan mulai pagi hingga sore hari untuk membantu warga melewati akses Dukuh Karangturi yang terendam banjir.

Ide pembuatan perahu berawal dari inisiatifnya karena daerah di tempatnya biasa terisolasi saat intensitas hujan yang tinggi.

Meski perahunya kecil yang hanya muat untuk lima orang, namun sangat berarti bagi warga sekitar.

Untuk masalah kapasitas penumpang, Sukirman dibantu oleh perahu hijau bertuliskan TNI yang muat untuk sekitar 25 orang.

Kapal hijau tersebut ditalikan di kapal milik Sukirman. "Alhamdulillah ada bantuan armada dari TNI, jadi bisa menambah kapasitas orang yang mau nyebrang," ucapnya.

Sukirman mengaku menargetkan anak-anak berangkat sekolah dan ibu-ibu pekerja pabrik.

Untuk operasional bahan bakar perahunya terkadang Sukirman mendapatkan bantuan dari warga sekitar. "Saya bensin beli sendiri, tapi kadang ada warga juga yang membantu saya, ngasih bensin untuk bahan bakar," katanya.

Apa yang dilakukan Sukirman sangatlah membantu warga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved