Dieng Berstatus Waspada

Gempa Dangkal Guncang Batur dan Dieng, Getaran Terasa Seperti Truk Melintas

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi di Dieng merupakan jenis gempa bumi dangkal.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/IMAH MASITOH
Kalakhar BPBD Kabupaten Wonosobo Bambang Trie sedang ikut memantau aktivitas Gunung Api Dieng di Pos PGA Dieng, Senin (16/1/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Wilayah Batur Kabupaten Banjarnegara dan Dieng Kabupaten Wonosobo, diguncang gempa bumi tektonik, Selasa (17/1/2023) pukul 13.54. 

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M 1,9.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,14 LS 109,74 BT tepatnya di darat pada jarak 21 kilometer arah tenggara Kabupaten Pekalongan dengan kedalaman 10 kilometer, diikuti 2 rentetan gempa dengan magnitudo 2,2 dan 2,3.

Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kabupaten Banjarnegara, Hery Susanto Wibowo. 

Baca juga: Dieng Masih Berstatus Waspada, 325 KK Warga Desa Pranten Batang Masuk Zona Rawan

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (17/1/2023). 

Akibatnya, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Batur dan Dieng, Wonosobo II-III MMI.

"Getaran dirasakan nyata di dalam rumah."

"Terasa getaran seakan-akan truk berlalu," tambahnya. 

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. 

Baca juga: Terancam Gas Beracun Dari Kawah Timbang, Warga Dieng Masih Beraktivitas Normal

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, hendaklah periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa.

Atau mungkin saja pastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah. 

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi. (*)

Baca juga: Target Baznas Karanganyar Tahun Ini, Bisa Kumpulkan ZIS Hingga Rp 22,8 Miliar

Baca juga: 36 Anak Putus Sekolah di Banyumas Diberangkatkan ke Sukoharjo, 6 Bulan Dilatih Keterampilan

Baca juga: Target Dindik Kota Pekalongan: Tahun Ini Semua Sekolah Sudah Terapkan Kurikulum Merdeka

Baca juga: Khusus Warga Kabupaten Pekalongan, Tahun Ini BLK Kajen Gelar Pelatihan Kerja, Buka 4 Gelombang

Sumber: Tribun Jateng
  • Tribun Shopping

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved