Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Hasil Tes Kejiwaan 2 Tersangka yang Culik dan Bunuh Bocah 11 Tahun untuk Dijual Organ Tubuhnya

Dua remaja di Kota Makassar, AD (17) dan MF (14) nekat menculik dan membunuh bocah 11 tahun itu untuk dijual organ tubuhnya karena tergiur harga mahal

Editor: muslimah
kolase tribunjateng
Begini Cara Remaja di Makassar Jebak Bocah 11 Tahun untuk Dibunuh dan Hendak Dijual Organ Tubuhnya 

TRIBUNJATENG.COM - Dua pelaku pembunuhan MFS (11) dinyatakan normal.

Demikian hasil pemeriksaan tim dokter Polda Sulsel dan dokter psikologi terhadap kondisi  kejiwaan kedua tersangka.

Kedua pelaku ini membuat banyak orang tercengang karena sedemikian sadis.

Mereka menculik dan membunuh MFS dengan niat dijual organ tubuhnya. 

Mereka bahkan sudah merencanakan pembunuhan untuk menjual organ tubuh itu selama setahun.

Baca juga: Viral Bayi Usia 54 Hari Diberi Ramuan Tradisional Air Kencur Daun Kecipir, Berakhir Meninggal

Baca juga: Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup, JPU Beberkan Detik-detik Penembakan Brigadir J

Kondiai kejiwaan dua tersangka itu diungkapkan Plt Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKP Jufri Natsir ketika dikonfirmasi usai menggelar rekontruksi kasus pembunuhan korban MFS di halaman markas Brimob Polda Sulsel, Jl KS Tubun, Kota Makassar, Selasa (7/1/2023).

"Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter Polda Sulsel dan dokter psikologi RS Bhayangkara menyatakan kejiwaan kedua tersangka Adrian (17) dan MF (14) dinyatakan normal. Jadi tidak ada kelainan kejiwaan terhadap kedua tersangka," ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan kejiwaan dan rekontruksi ini, lanjut Jufri, berkas perkara pembunuhan bocah MFS segera dirampungkan dalam pekan ini ke Kejaksaan.

"Rencananya besok berkas perkaranya akan dilimpahkan ke kejaksaan. Berkas perkara kasus pembunuhan ini di-split (dipisahkan) jadi dua yakni untuk tersangka Adrian yang sudah dewasa dan tersangka MF yang masih dibawah umur," katanya.

Sebelumnya telah diberitakan, kasus hilangnya MFS (11) akhirnya terungkap.

Korban ternyata diculik dan ditemukan tewas mengenaskan di kolom jembatan, Inspeksi Pam Timur Waduk Nipa-nipa, Moncongloe, Kabupaten Maros, Selasa (10/1/2023) dini hari.

MFS ditemukan dalam kondisi kedua kaki dan tangan terikat dan terbungkus kantong plastik.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (8/1/2023).

Dari rekaman CCTV, korban diajak oleh pelaku pergi membantu membersihkan rumah dengan iming-imingan uang Rp 50.000 di depan Indomaret, Jalan Batua Raya.

Namun setelah ikut pelaku yang mengendarai motor, korban tak kunjung pulang ke rumahnya hingga ditemukan tewas.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved