Berita Sragen

Atap los di Barat Pasar Blimbing Sambirejo Sragen Roboh, Kayu Lapuk Termakan Usia

Atap los di Pasar Blimbing yang berada di Desa Blimbing, Kecamatan Sambirejo ambrol.

Istimewa/Polres Sragen
Kondisi atap di Barat Pasar Blimbing, Kecamatan Sambirejo, Sragen roboh, Kamis (19/1/2023) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Atap los di Pasar Blimbing yang berada di Desa Blimbing, Kecamatan Sambirejo ambrol.

Kejadian itu terjadi pada Rabu (18/1/2023) sekira pukul 17.00 WIB.

Atap pasar yang roboh tersebut adalah hasil swadaya para pedagang yang ingin berjualan di lokasi pasar dengan berbagai macam dagangan.

Proses pembersihan atap tersebut telah dilakukan Kamis (19/1/2023) oleh pedagang, dari dinas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, masyarakat dan elemen unsur lainnya.

Setidaknya ada delapan pedagang yang terdampak robohnya atap ini. Bukan hanya dari Sambirejo, para pedagang juga berasal dari Kedawung, Gondang dan lainnya.

Untuk mendapatkan sumber data, Bhabinkamtibmas Desa Blimbing, ketua RT 16, Lurah Pasar Blimbing melakukan pengecekan lokasi.

"Bhabinkamtibmas kami didampingi ketua RT, lurah pasar melakukan pengecekan di lokasi dan menemukan talang seng yang terpasang sudah kropos."

"Sehingga pada saat hujan air merembes di kayu atap hingga mengalami rapuh," terang Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama, Kamis (19/1/2023).

Ari melanjutkan, berdasarkan keterangan dari para pedagang bahwa atap yang roboh tersebut di bangun kurang lebih 20 tahun yang lalu.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian yang dialami pedagang sekitar Rp 10 juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag), Cosmas Edwi Yunanto mengungkapkan atap pasar yang roboh tersebut merupakan di luar Pasar Blimbing.

Cosmas sapaan akrabnya melanjutkan di pasar tersebut terdapat sejumlah pedagang kelontong dan sayuran. Ia mengatakan saat kejadian posisi los kosong sehingga tidak ada korban jiwa. 

"Atap pasar roboh itu berlokasi di belakang atau Barat Pasar Baru belimbing Sambirejo. Robohnya dikarenakan kayu penyangga lapuk termakan usia. Ketika kejadian los kosong sehingga tidak ada korban jiwa," kata Cosmas kepada Tribunjateng.com.

Cosmas mengatakan memang para pedagang di barat pasar belimbing itu tidak direlokasi ke dalam pasar karena di dalam sudah penuh oleh pedagang terdahulu. (uti)

Baca juga: USM Bangga, Prof Sudarto dan Prof Muladi Jadi Penyusun KUHP Baru

Baca juga: Ayu Ting Ting Beberkan Kisaran Nafkah Seharusnya, Billy Syahputra Cuma Mampu Rp 50 Juta

Baca juga: Talking Stick Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi secara Klasikal

Baca juga: Viral Neymar Tanggapi Selebrasi Melet Marselino Ferdinan Saat Persebaya Surabaya Kalahkan Persita

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved