Berita Semarang
Pencarian Orang Hilang di Sungai Kabupaten Semarang Hari ke-3, Tim Sar Menyisir Hingga 40 KM
Operasi gabungan untuk mencari orang hilang sudah tiga hari belum mendapatkan hasil.
Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Operasi gabungan untuk mencari orang hilang sudah tiga hari belum mendapatkan hasil.
Sukiyem (50) warga Desa Kalikurmo Kecamatan Beringin Kabupaten Semarang dilaporkan hilang pada Senin (23/1/2023) diduga hanyut terbawa arus sungai Tuntang.
Operasi gabungan tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri-TNI, Pemadam Kebakaran, hingga relawan dari Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.
Korlap Tim SAR, Nurman mengatakan bahwa pencarian tersebut hingga Rabu siang belum mendapatkan hasil.
Pihaknya akan menyisir ulang pencarian dari titik awal kejadian hanyutnya korban dengan membagi tim menjadi delapan regu.
“Akan menyisir ulang dari titik awal kejadian yakni korban akan menyeberang sungai hingga berjarak 25 kilometer,” kata Nurman kepada Tribunjateng.com, Rabu (25/1/2023).
Nurman mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim SAR dari daerah lain untuk membantu mencari korban.
“Kita juga sudah berkoordinasi dengan teman-teman di Grobogan dan Demak serta mereka juga sudah melaksanakan pencarian,” jelasnya.
Operasi gabungan ini yang bekerja sama dengan relawan mencari hingga radius 40 kilometer dan pencarian tersebut terkendala arus sungai yang deras.
“Arus sungai sangat kencang serta karakteristik sungai ini berbatu jadi menjadi salah satu kendala,” ungkapnya.
Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran dengan cara manual naik ban dan mengambang mengikuti arus sungai karena aliran sungai sangat deras.
Sebelumnya, Sukiyem (50) warga Dusun Getasan RT 1/RW 04 Desa Kalikurmo Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang hilang sejak Senin (23/1/2023).
Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri-TNI, Pemadam Kebakaran, hingga para relawan dari Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga dikerahkan untuk mencari warga tersebut.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang, Juwair Suntara mengatakan bahwa korban sampai saat ini belum ditemukan.
“Karena hingga malam hari korban belum ditemukan, operasi gabungan dilanjutkan Selasa (24/1/2023) dengan area yang diperluas,” kata Juwair kepada Tribunjateng.com, Selasa (24/1/2023). (han)
Omzet Turun 50 Persen, Keluh Pedagang CDF Terimbas Demo Rusuh di Jalan Pahlawan Semarang |
![]() |
---|
KKN-T UPGRIS Siap Terjun ke Masyarakat Desa Pagersari |
![]() |
---|
Sempat Lepaskan 56 Demonstran, Polda Jateng Kembali Tangkap 40 Orang Massa Aksi |
![]() |
---|
Kericuhan di Depan Polda Jateng Kembali Pecah Dini Hari Ini, Polisi Bubarkan Pakai Gas Air Mata |
![]() |
---|
Dari TK hingga SMP, Anak-Anak Semarang Diajak Cinta Membaca |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.