Berita Regional

Viral Video Kades Grobogan Main Hakim Sendiri Hajar Pedagang Rujak Bertubi-tubi

Kepala desa di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menghajar dan mengancam membakar hidup-hidup pedagang rujak viral di media sosial.

Editor: raka f pujangga
TANGKAPAN LAYAR VIDEO
Video yang merekam aksi main hakim sendiri seorang kades di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah menghajar dan mengancam membakar hidup-hidup pedagang rujak viral di jagat Maya. 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Video yang merekam aksi main hakim sendiri seorang kades di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menghajar dan mengancam membakar hidup-hidup pedagang rujak viral di media sosial.

Dalam video amatir tersebut nampak kades pria yang mengenakan topi, kaus hitam, celana pendek dan sandal berkali-kali memukuli pria berkaus merah yang pasrah duduk di atas bangku bambu.

Salah satunya diunggah akun Instagram @Hukum & Kriminal.

Baca juga: MUI Temukan Dugaan Aliran Sesat Bab Kesucian, Menteri Agama: Jangan Main Hakim Sendiri!

Terlihat gerobak motor penjual rujak buah itu sudah ambruk di seberang. 

Penjaja keliling itu hanya bisa memohon ampun saat pukulan bertubi-tubi mendarat di bagian kepalanya.

Kades yang berdiri di hadapannya melayangkan jotosan keras sembari menginterogasinya. 

Dalam video berdurasi 20 detik itu, sejumlah orang yang mendekat cuma ikut menyaksikan tanpa berani melerai. "Ngakuo, nek gak ngaku tak obong sak wong-wonge (mengaku saja, kalau tidak saya bakar ragamu)," kata kades itu.

"Lha kok mlebu ning nggone wong, opo meh ndemeni wong opo piye? (Kenapa masuk ke rumah orang, apa mau cabul atau gimana ?)," sambung sang kades.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, diketahui identitas kades tersebut berinisial SH, Kepala Desa Kejawan, Kecamatan Tegowanu. 

Pria yang dihadiahi bogem mentah itu sebelumnya kepergok nyelonong masuk ke rumah seorang warga Desa Kejawan.

Baca juga: Mbah Minto Bacok Pencuri Ikan di Demak Dituntut Bui 2 Tahun, Kajari: Jangan Main Hakim Sendiri

Diduga, pedagang rujak keliling yang berasal dari desa sebelah itu hendak melakukan pencurian.

Pemilik rumah, Ana Nur Hidayah (28) mengatakan, dugaan percobaan pencurian itu terjadi pada Jumat (20/1/2023) pukul 12.30.

Saat itu, Ana terkejut lantaran melihat orang asing tiba-tiba sudah berada di dalam rumahnya yang terkunci rapat.

"Saya keluar ke rumah orangtua dan mengunci semua pintu. Namun, saat balik selepas jumatan saya kaget ada orang masuk dari jendela samping. Saya langsung teriak maling," terang ibu rumah tangga tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved