Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pelaku Pembunuhan Ditemukan Tewas Gantung Diri Setelah Berulang Kali Gagal Ditangkap

Terduga pelaku pembunuhan terhadap perempuan bernama L (33), ditemukan tewas gantung diri.

Nova
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Terduga pelaku pembunuhan terhadap perempuan bernama L (33), ditemukan tewas gantung diri.

S ditemukan tergantung di area perkebunan tak jauh dari kediamannya, Senin (31/1/2023).

S merupakan terduga pelaku yang membunuh L di Desa Lebakharjo, Kecamatan Amplegading, Malang, Jawa Timur, Minggu (19/12/2022).

Baca juga: Kasus Pembunuhan Remaja SMP di Sukoharjo, Psikolog Minta Pihak Sekolah Edukasi dan Awasi Siswanya

Kepala Desa Lebakharjo Sumarno mengatakan, S ditemukan tewas sekitar 70 meter dari kediamannya.

"Lokasinya kebun, karena memang di belakang rumahnya hutan," ungkapnya melalui sambungan telepon, Selasa (31/1/2023).

Inafis Polres Malang saat melakukan pemeriksaan kepada jenazah Sukarni
Inafis Polres Malang saat melakukan pemeriksaan kepada jenazah Sukarni yang ditemukan gantung diri di kebun di kawasan Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Selasa (31/1/2023).

Jenazah S ditemukan tergantung oleh seorang siswa pada pukul 07.00 WIB.

Sumarno menyebut, terdapat sekolah dasar di depan rumah S.

"Nah, di belakang sekolah itulah lokasi S gantung diri.

Melihat kejadian itu, salah satu siswa tersebut melapor ke kepala sekolahnya, kepala sekolahnya telepon saya, terus saya telepon petugas," ujarnya.

S gantung diri menggunakan tali biru yang diduga diambil dari salah satu jemuran warga.

"Diperkiarakan ia gantung diri pada dini hari.

Sebab tubuhnya masih utuh, belum membusuk," ujarnya.

Berkali-kali gagal ditangkap


Sebelum ditemukan gantung diri, S diburu polisi karena kasus dugaan pembunuhan.

S diduga bersembunyi di tengah hutan desa setempat.

"Beberapa kali ia hampir tertangkap, tapi selalu lolos.

Pernah hampir tertangkap di sekolahan itu, tapi lolos.

Karena memang orang ngarit juga tahu kalau dia berada di sana tapi saat mau digrebek lolos.

Karena memang medannya terjal dan naik bukit," ujarnya.

Senin (30/1/2023) malam, S juga hendak ditangkap di sebuah goa tempat persembunyiannya.

Namun, pria itu kabur.

"Pasca dievakuasi, jenazah Sukarni dibawa ke rumah sakit Saiful Anwar untuk divisum.

Saat ini masih di sana," pungkasnya.

Sebelumnya, Warga Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, L (33), ditemukan tewas tergorok di rumahnya.

L diduga tewas karena dibunuh oleh selingkuhannya, S.

Pembunuhan itu disaksikan langsung oleh anak-anak L dengan suami sahnya, N.

Akibat teriakan anaknya itu, warga setempat berdatangan ke rumah L, dan salah satu warga melihat pelaku lari ke arah hutan yang berada di belakang rumah korban.

Sejak saat itu, polisi terus mencari keberadaan Sukarni, menyisiri area hutan di kawasan setempat. (*)

Kontak bantuan


Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:


https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/ 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berulang Kali Gagal Ditangkap Polisi, Terduga Pembunuh di Malang Ditemukan Tewas Gantung Diri"

Baca juga: Pembunuhan Istri di Brebes : Dedi Priyanto Mengaku dapat Bisikan untuk Mencekik Istri hingga Tewas

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved