Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sukoharjo

Kasus Pembunuhan Remaja SMP di Sukoharjo, Psikolog Minta Pihak Sekolah Edukasi dan Awasi Siswanya

Psikolog Yuli Budirahayu minta semua pihak beri edukasi terkait kenakalan remaja. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Tersangka pembunuhan gadis SMP di Sukoharjo. 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Pakar Psikologi R Yuli Budirahayu meminta semua pihak, utamanya pihak sekolah untuk memberikan edukasi terkait dengan kenakalan remaja

Seperti diberitakan, beberapa waktu yang lalu, warga Sukoharjo digegerkan dengan penemuan mayat seorang remaja perempuan yang dibunuh secara keji dengan beberapa luka tusukan di dada dan leher, di Grogol Sukoharjo. 

Korban adalah seorang siswi yang masih duduk di bangku SMP.  Tak butuh waktu lama, Polres Sukoharjo berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang merupakan 
teman kencan korban via aplikasi Michat.

Pelaku mengaku membunuh korban lantaran kesal karena apa yang dijanjikan korban tidak sesuai harapannya. 

Hingga pria yang berprofesi sebagai pengamen (manusia silver) itu emosi 
dan tega menghabisi korban. 

Ia menusuk beberapa kali menggunakan pisau dan obeng di bagian leher dan dada.

Yuli menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada pelajar tentang kenakalan remaja

Pihak sekolah harus bisa memberikan monitoring atau pengawasan kepada para siswa siswinya.

"Pihak sekolah memang harus lebih ekstra lagi dalam memberikan edukasi dan pengawasan kepada para siswa siswinya. Jadi anak-anak akan tau mana yang harus dilakukan dan mana yang harus dihindari dan dijauhi," kata Pakar Psikolog R Yuli Budirahayu, Jumat (27/1/2023) 

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho mengatakan, pihaknya selama ini sudah menjalankan program Police Go To School. Melalui program itu, polisi melakukan sambang ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada para siswa siswi.

Di situ polisi juga memberikan edukasi terkait permasalahan kenakalan remaja, dampak medsos, peredaran narkoba, berbagai bentuk kriminalitas, dan ketertiban berlalu lintas. 

Dengan adanya fenomena kejadian seperti ini, pihaknya ke depan akan lebih instensif lagi, bekerjasama dengan dinas terkait untuk memberikan edukasi ke sekolah-sekolah. Sehingga dapat menjangkau seluruh sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sukoharjo. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved